Bertemu Kemenperin, Toyota Pastikan Produksi Mobil Hybrid pada 2022

Kompas.com - 17/11/2020, 07:02 WIB
Logo Toyota PaultanLogo Toyota

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan bahwa Toyota Indonesia telah memastikan komitmennya untuk mengembangkan dan memproduksi kendaraan berbasis listrik di dalam negeri.

Produsen mobil terbesar asal Jepang tersebut telah menemui Menteri Perindustrian secara langsung, belum lama ini sebagaimana diungkapkan Plt. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Ditjen ILMATE Kemenperin Restu Yuni Widayati.

"Benar. Toyota menyampaikan perkembangan investasi dan komitmen untuk mengembangkan serta memproduksi kendaraan berbasis listrik di Indonesia," ucap dia kepada Kompas.com, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Elektrifikasi Picu Persaingan Ketat Industri Otomotif Indonesia

Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.CUTENK Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.

Hanya saja, Restu belum bisa memastikan secara kongkret langkah tersebut, seperti produk apa yang bakal dihasilkan pertama kali, tingkat TKDN, sampai persiapannya.

Tetapi dipastikan bahwa dalam waktu dekat Toyota akan mulai produksi kendaraan ramah lingkungan di dalam negeri. Isu ini kemudian diamini oleh Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyatakan, komitmen besar itu merupakan realisasi dari investasi susulan Toyota Group (Toyota, Daihatsu, dan Hino) sebesar Rp 28,3 triliun yang digelontorkan tahun lalu hingga periode 2023.

Penghitungan konsumsi BBM total 8 mobil hybrid dan PHEV dilakukan di Pulau Bali, hasilnya cukup mengejutkan.CUTENK Penghitungan konsumsi BBM total 8 mobil hybrid dan PHEV dilakukan di Pulau Bali, hasilnya cukup mengejutkan.

"Mengenai pertemuan dengan pak Menteri juga dibahas rencana Toyota mulai local production untuk model Hybrid Electric Vehicle (HEV) ditahun 2022, baik untuk domestik maupun pasar ekspor," ujar Bob saat dikonfirmasi Kompas.com.

"Serta, kemungkinan produksi untuk model berteknologi elektrifikasi lainnya. Mengenai produk atau model, bisa yang baru atau existing di pasar Indonesia," lanjutnya.

Pada kesempatan sama, Bob juga menyatakan pihaknya akan terus mengembangkan sumber daya yang ada untuk mempersiapkan era elektrifikasi. Sebab, beragam aspek bakal jauh berbeda dari kendaraan konvensional.

Baca juga: Hyundai Indonesia Mulai Produksi Mobil Listrik di 2022

iQ Electric Vehicle (EV) milik Toyota.Carscoops.com iQ Electric Vehicle (EV) milik Toyota.

"Butuh persiapan yang panjang mulai dari industri komponen sebagai pemasok, tenaga penjual, teknisi, dan sebagainya. Belum lagi dari sisi penjualan yakni perusahaan pembiayaan, asuransi, dan lain sebagainya," kata Bob.

Melalui terobosan Toyota, maka dua tahun mendatang industri otomotif nasional bakal semakin seru khususnya di dalam perkembangan kendaraan elektrifikasi.

Sebab, pihak Hyundai telah menyatakan siap memproduksi mobil listrik di periode sama, 2022.

"Jadi sesuai rencana pertama, akhir tahun depan bisa mulai produksi mobil lokal Hyundai dan tahun 2022 mulai proses produksi mobil listrik di Indonesia," kata Wakil Presiden Hyundai Motor Asia Pasifik Lee Kang Hyun dalam konferensi pers West Java Investment Summit, Senin.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X