Angkat Bendera Putih, Dovizioso Akui Mustahil Jadi Juara Dunia

Kompas.com - 10/11/2020, 15:41 WIB
Andrea Dovizioso saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) ANDREAS SOLAROAndrea Dovizioso saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Ducati Andrea Dovizioso menyerah dan mengakui kesulitan untuk bersaing mendapatkan gelar juara dunia MotoGP 2020.

Sebagai penantang gelar juara dunia dalam tiga musim terakhir, seharusnya Dovisiozo berada dalam posisi yang diuntungkan karena absennya Marc Marquez sejak awal seri MotoGP 2020.

Namun, dirinya justru mengatakan bahwa perfomanya selama ini tidak mencerminkan kemampuan seorang pebalap yang sedang merebutkan juara dunia MotoGP 2020.

Baca juga: Uang Rp 12 Jutaan Bisa Dapat Nmax Bekas di Balai Lelang

"Tentu saja karena absennya Marc mempengaruhi, tapi tetap saja aneh sekalipun dia balapan. Sebab, pada musim ini semua pebalap mencoba tampil sebaik mungkin,“ ujar Dovizioso dikutip dari gpone, Senin (9/11/2020).

Andrea Dovizioso saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Andrea Dovizioso saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

“Ini bukan situasi yang menyenangkan setelah saya bersaing dengan Marquez selama beberapa musim terakhir. Saya merasa tidak punya energi tersisa,” katanya.

Dovizioso saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara MotoGP 2020 dengan raihan poin 117. Memiliki selisih 45 poin dengan Joan Mir yang sedang berada di puncak klasemen.

Sebenarnya, selisih itu bisa saja dikejar dengan memenangi seluruh balapan tersisa dan berharap Mir, Alex Rins atau Fabio Quartararo tersandung. Tapi melihat performa Dovizioso dan Ducati musim ini, rasanya mustahil untuk dilakukan.

Baca juga: Begini Cara Aman Ganti Ban Mobil Untuk Pengemudi Wanita

Bagaimana tidak, hingga menyisakan dua balapan lagi yakni di Valencia dan Portugal, Dovizioso baru sekali menang yakni di Austria dan naik podium ketiga di seri pembuka Spanyol. Selebihnya ia hanya mampu finish di posisi keempat hingga ke-13.

“Tentunya kecewa ketika Anda tidak punya peluang sama sekali saat ini, dan merasa kerja Anda bersama tim sia-sia. Saya sudah mencoba, tapi tetap saja gagal. Saya tidak ingin berakhir seperti ini bersama Ducati, tapi ada seribu alasan mengapa kami bisa berada dalam situasi sekarang," ucapnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X