Awas Macet Libur Panjang, Mobil Pribadi Mendominasi Tol Trans-Jawa

Kompas.com - 24/10/2020, 08:22 WIB
Kepadatan arus balik kendaraan mudik lebaran terlihat di Tol Cipularang-Palimanan menuju Jakarta, Jumat (30/6/2017). Kepadatan volume kendaraan terlihat di ruas jalan tol km 86 hingga km 138. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOKepadatan arus balik kendaraan mudik lebaran terlihat di Tol Cipularang-Palimanan menuju Jakarta, Jumat (30/6/2017). Kepadatan volume kendaraan terlihat di ruas jalan tol km 86 hingga km 138.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain melakukan persiapan penanganan, Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) juga sudah melakukan survei kepada masyarakat terkait libur panjang pada pekan depan.

Menggunakan metode random sampling, survei dilakukan kepada 1.526 responden yang berasal dari beberapa kota besar. Hasilnya, sebanyak 77 persen diketahui tidak akan melakukan perjalanan saat liburan, sedangkan 23 persen lainnya mengatakan ya.

"Survei didominasi responden dari Jabodetabek. Mayoritas 77 persen tidak melakukan perjalanan, dengan alasan 50,6 persen lebih aman di rumah, 40,5 persen mencegah penularan, 7,7 persen tidak memiliki biaya, dan 1,2 persen belum percaya naik angkutan umum," kata Kepala Badan Litbang Kemenhub Umiyatun dalam konferensi pers digital, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Cegah Angkutan Barang Lewat Tol, Kemenhub Akan Lakukan Penyekatan

Untuk 23 persen yang akan melakukan perjalan tersebut, didapati bahwa tujuan utamanya untuk pulang kampung dengan jumlah 40,5 persen. Sisanya diisi oleh tujuan yang sekadar berkunjung 18,2 persen, berlibur, sampai perjalanan dinas.

Sementara untuk daerah tujuan perjalanan, Jawa Tengah menempati urutan teratas, setelah itu disusul oleh Jawa Barat, lalu Jawa Timur.

Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.

Dari hasil survei tersebut juga didapatkan bahwa mobil pribadi, masih menjadi pilihan favorit masyarakat yang ingin berpergian dibandingkan segala jenis transportasi umum lainnya.

" Mobil pribadi paling tinggi, 64,0 persen, lalu disusul pesawat 11,5 persen, sepeda motor 5,5 persen, kereta api 5,5 persen, bus 5,2 persen, mobil sewa 4,0 persen, mobil travel 1,7 persen," ucap Umiyatun.

"Dari survei juga kami temukan bila waktu keberangkatan memang paling banyak saat cuti bersama pada 28 Oktober dengan rentang waktu ramainya mulai dari pukul 05.00 WIB, tertinggi di jam 08.00 WIB, lalu pukul 10.00 WIB," kata dia.

Baca juga: Kemenhub Prediksi 622.039 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Pekan Depan

Lantaran Jawa Tengah yang menjadi destinasi tertinggi, Umiyatun menjelaskan, dari hasil survei juga menunjukkan bahwa jalur yang akan dipadati mayoritas adalah jalan tol dengan tujuan Trans-Jawa. Sementara untuk Cipularang menempati urutan kedua.

Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi sebelumnya juga menyampaikan memang untuk jalur darat akan didominasi pengguna tol dengan estimasi peningkatan hingga 21 persen lebih.

"Jadi kenaikan persentase untuk kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalan tol sekitar 21,77 persen dibandingkan kondisi normal, dengan prediksi kendaraan yang pergi mencapai 622.039 unit," kata Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X