Mengenal Bodi Maxibus XHD yang Hanya Dimiliki PO Putera Mulya

Kompas.com - 14/10/2020, 13:21 WIB
Bus AKAP Maxibus XHD PO Putera Mulya Raihanluthfi14.blogspot.comBus AKAP Maxibus XHD PO Putera Mulya

JAKARTA, KOMPAS.com – Bodi bus di Indonesia merupakan buatan karoseri. Biasanya akan banyak operator yang menggunakan bodi tersebut. Namun ada juga bodi bus buatan khusus yang hanya dimiliki oleh satu perusahaan otobus (PO).

Bodi bus spesial ini dinamakan Maxibus, buatan dari karoseri Laksana pada tahun 2016. Bodi ini hanya dibuat khusus untuk PO Putera Mulya, waktu itu merilis empat armada dengan bodi Maxibus.

Secara bentuk, Maxibus ini mirip dengan bus khusus mesin depan dari Laksana, yaitu Discovery DC02. Namun untuk Maxibus memiliki beberapa bagian yang berbeda dengan bus besar bermesin depan, Discovery DC02.

Baca juga: Jangan Injak Rem Saat Ban Mobil Tiba-tiba Pecah di Jalan

Bus AKAP MAxibus XHD PO Putera Mulyafuat cepat selamat Bus AKAP MAxibus XHD PO Putera Mulya

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, Maxibus memang mengambil basis bodinya dari Discovery, namun ada beberapa bagian yang berbeda.

“Milik PO Putera Mulya pakai sasis premium, panjangnya juga berbeda dan Maxibus ini tipe extra high deck (XHD),” ucap Werry kepada Kompas.com, Selasa (13/4/2020).

Biasanya sasis yang digunakan untuk Discovery merupakan bus bermesin depan, sedangkan Maxibus XHD milik PO Putera Mulya menggunakan sasis bermesin belakang dari Mercedes Benz OH 1836 yang memiliki tenaga 360 TK.

Baca juga: Ini Daftar Bus AKAP Double Decker via Tol Trans Jawa

Bus AKAP MAxibus XHD PO Putera Mulyahaltebus.com Bus AKAP MAxibus XHD PO Putera Mulya

Kemudian dari dimensinya, jika Discovery hanya memiliki panjang 12 meter dan tinggi sekitar 3,7 meter. Sedangkan Maxibus XHD memiliki dimensi yang lebih panjang dan besar. Panjangnya 12,8 meter dan tingginya sekitar 3,8 meter.

Bagian-bagian detail yang membedakan dari model Discobery DC02 yaitu ada pada selendang samping. Maxibus tidak memiliki bagian selendang yang berwarna chrome seperti Discovery. Kemudian di bagian belakang ada bagian chrome yang bertuliskan Maxibus.

Varian bodi Maxibus XHD ini hanya dijual pada tahun 2016 dan sampai sekarang tidak ada penerusnya. Werry mengatakan, alasan tidak dilanjutkannya bodi Maxibus karena akan terlalu banyak variannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X