Cara Operator Tol Cipali Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Kompas.com - 14/10/2020, 12:40 WIB
 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019 KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Astra Infra Tol Road Cikopo - Palimanan (Astra Tol Cipali) terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sering ini terjadi di ruas tersebut melalui kampanye keselamatan dan edukasi berkendara.

Menggandeng Kementerian Perhubungan Darat dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), langkah tersebut dilakukan dengan berbagai cara.

Satu di antaranya menempelkan stiker edukasi di semua area tenant dan SPBU rest area yang berisi himbauan untuk memeriksa tekanan angin pada ban mobil.

"Kita berkomitmen untuk selalu menciptakan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan di ruas tol Cipali melalui program 3E (Education, Engineering, dan Enforcement). Hari ini sebagai salah satu tindak lanjutnya," kata Direktur Operasi Astra Tol Cipali, Agung Prasetyo di keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: PSBB Transisi, Tilang Elektronik Masih Bergulir di DKI

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).

Selain itu, dalam meminimalkan kecelakaan, dari program Engineering saat ini di sepanjang ruas tol Cipali telah terpasang dua buah alat timbang kendaraaan Weight in Motion (WIM) yang berada di KM 74 & KM 178.

Pemasangan alat timbang WIM bertujuan untuk mendeteksi golongan yang melintas di ruas Tol Cipali.

Kemudian, dilakukan juga pemasangan wire rope atau sling baja yang mampu menahan beban kendaraan sampai dengan 80 ton dan berfungsi sebagai pembatas jalan.

Saat ini total wire rope yang telah terpasang sepanjang 44 kilometer dan dilanjutkan 65 kilometer di tahun 2021. Selain itu juga terpasang Rumble Dot sepanjang 35 kilometer yang berfungsi sebagai garis kejut untuk mengingatkan kewaspadaan dalam berkendara.

Baca juga: Kaca Film Gelap Bisa Mempengaruhi Sinyal Ponsel, Mitos atau Fakta?

Kerja sama Astra Tol Cipali minimalisir kecelakaan di Tol CipaliKOMPAS.com/Ruly Kerja sama Astra Tol Cipali minimalisir kecelakaan di Tol Cipali

Pada ruas tol Cipali juga telah dilakukan pendalaman median jalan sepanjang 81,245 kilometer sebagai batas untuk menahan kendaraan agar tidak berpindah lajur.

Untuk membuat pengendara berhati-hati di area black spot telah terpasang 11 unit lampu strobe dan juga penambahan 634 unit rambu peringatan dan himbauan untuk berhati-hati, hindari tabrak belakang dan lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X