Motor Harus Disemprot Disinfektan Selama PSBB Transisi, Begini Caranya

Kompas.com - 12/10/2020, 11:12 WIB
Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik sepeda motor wajib menyemprotkan cairan disinfektan pada kendaraan sebelum dan setelah digunakan.

Kewajiban ini sesuai dengan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) transisi.

Pada masa pelonggaran PSBB yang akan dimulai Senin (12/10/2020) hingga Minggu (25/10/2020), setiap masyarakat wajib mematuhi aturan yang berlaku, termasuk dalam menjaga kebersihan kendaraan.

Dengan menyemprotkan disinfektan pada kendaraan diharapkan dapat mencegah penyebaran virus Corona pada pengendara.

Baca juga: Ini Biaya Resmi Penerbitan STNK Baru

Sehingga, kendaraan roda dua dipastikan tetap aman meski digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Petugas menyemprot disinfektan kepada pengendara ojek online setelah pembagian masker di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas menyemprot disinfektan kepada pengendara ojek online setelah pembagian masker di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Tetapi, untuk menyemprotkan cairan pembunuh bakteri ini sebaiknya juga tidak menyeluruh pada bagian kendaraan.

Melainkan cukup pada bagian-bagian tertentu saja, sehingga pensterilan sepeda motor bisa maksimal.

Arina Hidayati, dokter di Palang Merah Indonesia ( PMI) Kota Surakarta mengatakan, untuk membersihkan sepeda motor terutama pada bagian-bagian yang sering dipegang oleh tangan saja.

“Menyemprotkan disinfektan pada bagian sepeda motor sebelum dan sesudah digunakan. Bagian motor yang perlu disemprot terutama yang sering dipegang,” kata Arina kepada Kompas.com, Minggu (11/10/2020).

Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Alur Urus STNK Hilang

Arina melanjutkan, bagian tempat duduk atau jok, setang atau kemudi, handle rem, spion, serta bagian lainnya yang kerap disentuh oleh tangan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X