Kompas.com - 07/10/2020, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Helm merupakan pelindung utama bagian kepala bagi para pengendara sepeda motor. Oleh sebab itu, kualitas dan kenyamanan helm sudah sepatutnya diperhatikan.

Apalagi helm juga memiliki batas usia atau masa kedaluwarsa.

Pada saat piranti wajib berkendara sepeda motor itu sudah mulai menua, biasanya akan timbul beberapa tanda.

Contohnya, sulit membersihkan goresan pada kaca helm, interior yang mulai kusam, dan sobek-sobek, hingga styrofoam sering lepas.

Baca juga: Modifikasi Lampu Tanpa Hilangkan Garansi? Sulit Dilakukan

“Biasanya untuk helm-helm yang banyak beredar saat ini ketika styrofoam terus-menerus copot, tandanya helm sudah harus diganti,” ujar salah satu pegiat dari komunitas Belajar Helm Ahmad M kepada Kompas.com.

Model pengait helm double D ring, dianggap paling aman. Model ini digunakan para pebalap.whitedogbikes.com Model pengait helm double D ring, dianggap paling aman. Model ini digunakan para pebalap.

Styrofoam sendiri merupakan lapisan busa di dalam helm yang berfungsi melindungi kepala, pipi, dan kening ketika terjadi getaran atau benturan. Bagian ini penting untuk diperhatikan karena langsung berinteraksi dengan kepala pengendara.

Baca juga: Hasil Uji Coba Bus Listrik TransJakarta Memuaskan

“Kemudian, tanda lainnya yang mudah untuk dicek adalah interior helm sudah mulai kusam, ada getas, kaena sering terkena keringat. Bila helm terus dipaksakan biasanya busa akan mengempis sehingga helm terasa kendur saat digunakan,” kata Ahmad.

Lebih jelas lagi, Ahmad mengatakan, pada bagian tertentu di helm akan tertera tanggal pembuatannya.

“Jadi tinggal kurangi saja tanggal pembuatan helm dengan tanggal saat ini. Biasanya, usia helm itu tiga sampai lima tahun. Bila sudah lewat, berarti helm sudah harus diganti,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.