Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenali Ciri-ciri Helm yang Sudah Usang

JAKARTA, KOMPAS.com - Helm merupakan pelindung utama bagian kepala bagi para pengendara sepeda motor. Oleh sebab itu, kualitas dan kenyamanan helm sudah sepatutnya diperhatikan.

Apalagi helm juga memiliki batas usia atau masa kedaluwarsa.

Pada saat piranti wajib berkendara sepeda motor itu sudah mulai menua, biasanya akan timbul beberapa tanda.

Contohnya, sulit membersihkan goresan pada kaca helm, interior yang mulai kusam, dan sobek-sobek, hingga styrofoam sering lepas.

“Biasanya untuk helm-helm yang banyak beredar saat ini ketika styrofoam terus-menerus copot, tandanya helm sudah harus diganti,” ujar salah satu pegiat dari komunitas Belajar Helm Ahmad M kepada Kompas.com.

Styrofoam sendiri merupakan lapisan busa di dalam helm yang berfungsi melindungi kepala, pipi, dan kening ketika terjadi getaran atau benturan. Bagian ini penting untuk diperhatikan karena langsung berinteraksi dengan kepala pengendara.

“Kemudian, tanda lainnya yang mudah untuk dicek adalah interior helm sudah mulai kusam, ada getas, kaena sering terkena keringat. Bila helm terus dipaksakan biasanya busa akan mengempis sehingga helm terasa kendur saat digunakan,” kata Ahmad.

Lebih jelas lagi, Ahmad mengatakan, pada bagian tertentu di helm akan tertera tanggal pembuatannya.

“Jadi tinggal kurangi saja tanggal pembuatan helm dengan tanggal saat ini. Biasanya, usia helm itu tiga sampai lima tahun. Bila sudah lewat, berarti helm sudah harus diganti,” tuturnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/10/07/100200515/kenali-ciri-ciri-helm-yang-sudah-usang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke