Modifikasi Lampu Tanpa Hilangkan Garansi? Sulit Dilakukan

Kompas.com - 06/10/2020, 19:21 WIB
Ilustrasi modifikasi lampu depan atau headlamp kendaraan KOMPAS.com/RulyIlustrasi modifikasi lampu depan atau headlamp kendaraan

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika pemilik mobil memutuskan untuk melakukan modifikasi, terutama melakukan ubahan yang menyentuh bagian kelistrikan seperti modifikasi lampu, tentu kehilangan garansi pabrikan sudah menjadi risikonya.

Namun, ada anggapan yang mengatakan bahwa modifikasi lampu mobil saat ini bisa tidak menghanguskan garansi apabila instalasi tidak mengupas orisinil-nya.

Artinya kabel tambahan tersebut hanya diselipkan di soket sebelum colok ke kabel orisinalnya, sehingga bila pemilik ingin melakukan servis yang berkaitan, tidak hangus garansinya.

Baca juga: Tanpa Relaksasi Pajak, Harga SUV Murah Bulan Ini

Pemilik Yoong Motor Yomin Sugianto mengatakan, hal seperti sebaiknya tidak dilakukan. Sebab sulit dan berisiko menyebabkan korsleting.

“Misal, lampu DRL untuk Toyota Avanza Veloz. Semua soket pasti ada tambahan kabel relay nya, dan pengaman sekring 25A pada kabel set-nya, sebab kapasitas lampu itu berbeda-beda. Jadi kalau tidak pas atau intsalatornya tidak biasa menggunakan teknik menyelipkan kebel di soket malah akan berbahaya,” ujar pria yang akrab disapa Koh Yoong kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2020).

Ragam lampu mobil yang dijual oleh salah satu toko spare parts di Mega Glodok Kemayoran (MGK), Jakarta Pusat.Fachri Fachrudin Ragam lampu mobil yang dijual oleh salah satu toko spare parts di Mega Glodok Kemayoran (MGK), Jakarta Pusat.

Yoong menambahkan, agar hal itu tidak terjadi disarankan pemilik kendaraan harus paham bila melakukan modifikasi lampu dengan cara seperti itu.

“Perlu dipahami oleh konsumen, modifikasi itu sudah pasti menghilangkan garansi. Jadi, tinggal keputusan konsumen saja,” katanya.

Baca juga: Tips Aman Mengemudi Sambil Mendengarkan Musik

Sementara itu, Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM Didi Ahadi menegaskan, bahwa segala ubahan pada satu atau beberapa bagian mobil akibat modifikasi, akan menggugurkan garansi pabrikan di bagian tersebut.

“Bila kasusnya kabel orisinal tidak diubah (kabel tambahan hanya diselipkan ke soket), saya rasa akan tetap hilang garansinya. Karena sejatinya pabrikan itu sudah mendesain ketahanan kabel mobil masing-masing. Jadi belum tentu kabel tambahan itu cocok dengan original equipment-nya,” kata Didi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X