Kompas.com - 05/10/2020, 19:01 WIB
Karena praktis tak sedikit yang menyepelekan cara mengendarai skutik Foto: Wahana/IstimewaKarena praktis tak sedikit yang menyepelekan cara mengendarai skutik
|

6. Protokol Kesehatan

Pandemi Covid-19  ikut membawa konskuensi perubahan yang wajib dijalankan oleh pengedara motor.

Gunakan masker, helm dengan visor, dan sarung tangan adalah pilihan terbaik menjaga kemungkinan penularan di jalan umum.

Pembersihan kendaraan juga ikut di perhatikan setelah diajak berkendara seharian. Ganti dan cuci riding gear seperti jaket, masker, sarung tangan, dan helm setelah digunakan.

7. Jaga Emosi

Tinggalkan masalah, emosi, kesedihan saat naik motor. Faktor kejiwaan dan psikologis ikut andil pada kenyamanan dan keselamatan selama berkendara di jalan raya.

Jangan libatkan perasaan marah dalam berkendara karena dapat mengundang kesembronoan pengendara dan prilaku di jalan raya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya dari faktor internal, emosi juga dapat terpicu oleh ulah pengendara lain di jalan. Jangan ikut terpancing, hindari pengendara yang dapat mempengaruhi emosi. Sabar adalah kata kunci utama dalam berlalu lintas.

Selalu waspada dan sigap mengantisipasi beragam perilaku pengendara di jalanan.

“Kemampuan berkendara, tahu batas diri, kesiapan kendaraan, emosi yang baik menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam berkendara. Terakhir semua usaha juga perlu ditopang dengan doa agar keselamatan dapat terus menyertai,” kata Agus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X