Konsumsi BBM Jenis Premium Tahun Ini Diprediksi Lebih Rendah

Kompas.com - 05/10/2020, 16:04 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Penjualan BBM jenis Premium tahun ini diperkirakan akan lebih rendah ketimbang tahun lalu. Ada beberapa penyebab yang menyebabkan bahan bakar dengan nilai oktan 88 ini mengalami penurunan konsumsi.

Awalnya, PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi Premium sampai akhir tahun mencapai 8,7 juta kilo liter.

Namun konsumsi Premium tahun ini diperkirakan lebih rendah 21 persen dari kuota awal, yang ditetapkan pada awal tahun sebesar 11 juta kilo liter.

Baca juga: Kasus Mobilio Lawan Xpander, Pentingnya Soft Skill Sebelum Bisa Nyetir

Ilustrasi SPBUKOMPAS/PRIYOMBODO Ilustrasi SPBU

CEO Commercial and Trading Subholding Pertamina Mas’ud Khamid, mengatakan, salah satu sebab rendahnya konsumsi Premium adalah pandemi Covid-19 yang berdampak di Indonesia.

Seperti diketahui pada April dan Mei 2020, sejumlah daerah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terhenti, sejumlah perkantoran menerapkan kerja dari rumah, begitu juga berbagai aktivitas lain yang mesti absen, sehinga membuat penjualan BBM menurun.

Baca juga: Jasa Marga Tutup Sebagian Lajur Tol Jakarta-Cikampek

Ilustrasi SPBU PertaminaHumas Pertamina region III Ilustrasi SPBU Pertamina

Mas’ud juga mengatakan, kampanye dari Pertamina untuk menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan turut membuat konsumsi Premium menurun.

“Hingga September 2020, realisasi penjualan Premium sebesar 6,7 juta kilo liter. Prognosa sampai akhir tahun diperkirakan 8,7 juta kilo liter dari kuota tahun ini 11 juta kilo liter,” katanya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI (5/10/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X