Ada Risiko Beli Mobil Baru jika Relaksasi Pajak Nol Persen Berlaku

Kompas.com - 01/10/2020, 09:32 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menggulirkan wacana menstimulus penjualan mobil baru dengan menghadirkan relaksasi pajak yang diusulkan hingga nol persen.

Namun, hingga saat ini rencana tersebut belum mendapatkan kepastian dan masih bergulir sebagai wacana.

Dampak dari isu yang sudah beredar luas tersebut, pada akhirnya bisa menjadi bumerang bagi sebagian besar agen pemegang merek (APM).

Hal tersebut lantaran banyak konsumen yang memilih menunda pembelian demi mendapatkan keringanan dari pemerintah. 

Honda CR-V Facelift meluncur di ThailandSattaphan Kantha Honda CR-V Facelift meluncur di Thailand

Menanggapi fenomena tersebut, Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer mengatakan, kondisi serupa sebenarnya juga terjadi untuk mobil bekas.

Namun, untuk pasar mobil bekas disebutkan skalanya tidak besar, hanya untuk sebagian kalangan konsumen.

Baca juga: Insentif Pajak Kendaraan Baru, Bikin Penjualan Mobil Malaysia Naik

Perlambatan

"Karena masih wacana jadi tidak besar, kalaupun sampai jadi, efeknya nanti untuk mobil bekas hanya sebatas perlambatan. Misal, stimulus sampai Desember, dalam kurun waktu itu kemungkinan besar penjualan akan lambat," ucap Fischer beberapa hari lalu.

Menariknya, Fischer menjelaskan, dengan adanya relaksasi pajak nol persen untuk mobil baru, sebenarnya ada dampak kerugian jangka panjang bagi konsumen yang membeli.

Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.

Pasalnya, ketika mobil tersebut nantinya dijual lagi, harganya diperkirakan akan sangat jatuh.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X