Ini Pentingnya Pakai Rem Tangan saat Parkir

Kompas.com - 28/09/2020, 11:22 WIB
Mobil MPV tiba-tiba mundur di jalan karena tidak menggunakan rem tangan instagram.com/metrobogortimurMobil MPV tiba-tiba mundur di jalan karena tidak menggunakan rem tangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik mobil mempunyai kebiasaan tersendiri saat memarkirkan kendaraannya agar tetap diam saat berada di parkiran.

Ada yang masih konsisten menggunakan parking brake atau kerap dijuluki rem tangan untuk menahan mobil agar tidak bergerak. Tapi, ada juga yang memasukan gigi perseneling.

Seperti contoh video yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dalam video tersebut memperlihatkan detik-detik seorang yang sedang berusaha menahan mobil MPV yang mundur dan hampir menabrak pembatas jalan.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2020, Quartararo Kembali Teratas, Mir Kedua

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Tidak Direm Tangan.. Detik-Detik Mobil Avanza Mundur Dan Hampir Membahayakan keselamatan Orang Lain Di Cileungsi Mbt Cileungsi - Kejadian pagi ini (26/9/2020) satu mobil parkir di Alfamidi Cileungsi samping Telkom Cileungsi, jln.raya alternatif cibubur-cileungsi tidak di rem tangan oleh pemiliknya, sehingga Mobil tersebut bergerak mundur kejalan raya yang ramai dengan kendaraan dan hampir saja memahayakan pengendara lain. Terlihat seseorang sedang berusaha menahan mobil tersebut agar tidak menabrak pembatas jalan, beruntun pada kejadian ini tidak ada korban. #metland #infobogor #infojakarta #cibubur #cileungsi #gunungputri #sukamakmur #Klapanunggal #transyogie #jonggol #cariu #tanjungsari #narogong #mekarsari #bogortimur #metrobogortimur

A post shared by Metro Bogor Timur (@metrobogortimur) on Sep 25, 2020 at 7:25pm PDT

Kejadian ini patut dijadikan pelajaran, sebab bisa membahayakan orang lain yang berada di sekitar.

Terkait hal ini, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna menyarankan, selama parkir sebaiknya pemilik mobil tetap menggunakan parking brake.

“Sebaiknya saat parkir tetap menggunakan rem tangan agar mobil lebih aman dan tidak bergerak karena ditahan oleh rem tersebut,” kata Suparna saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Menurutnya, banyak masyarakat yang enggan untuk menggunakan rem tangan saat berhenti lantaran mereka takut akan berpengaruh atau merusak komponen rem tangan.

“Kalau terlalu lama memang bisa menyebabkan macet, tetapi kalau tidak terlalu lama tidak menjadi masalah,” kata Suparna.

Ilustrasi tuas rem tanganStanly/KompasOtomotif Ilustrasi tuas rem tangan

Dirinya juga menyarankan agar pemilik kendaraan menghindari memasukkan gigi perseneling saat mobil terparkir.

Meski ada sebagian pemilik kendaraan percaya dengan menggunakan gigi transmisi untuk menahan gerak mobil bisa memperpanjang usia komponen. Hal ini nyatanya cukup berbahaya untuk dilakukan.

Baca juga: Hasil MotoGP GP Catalunya 2020, Quartararo Juara, Mir Menggila Lagi

Pasalnya, kadang pengguna kendaraan tidak teliti melakukan persiapan sebelum menyalakan mesin. Saat distater, mobil bisa tiba-tiba loncat dan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Kecuali kalau mobilnya matik memang prosedurnya berbeda, kalau matik posisinya kan harus pada P. Kalau mobil manual tidak disarankan jika melihat perilaku pengemudi di Indonesia,” ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X