JAKARTA, KOMPAS.com – PT Indomobil Emotor Internasional mengundang media untuk menjajal langsung Adora EV di area test ride Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.
Uji coba ini menjadi kesempatan untuk merasakan performa dan kenyamanan motor listrik ini dalam skenario berkendara sehari-hari.
Begitu duduk di atas Adora EV, kesan pertama yang terasa adalah bobotnya yang ringan. Dengan berat sekitar 150 kg, motor ini tetap terasa mudah dikendalikan, baik saat diam maupun bermanuver perlahan.
Baca juga: Ini Titik Rawan Kemacetan Saat Mudik Lebaran 2025
Dimensi motor ini cukup kompak dengan panjang 1.910 mm, lebar 564 mm, dan tinggi 1.110 mm, memberikan keseimbangan yang baik bagi pengendara. Posisi duduknya nyaman dengan pijakan kaki luas, membuatnya cocok untuk perjalanan dalam kota.
Saat dinyalakan, motor bekerja tanpa suara atau getaran, hanya panel digital yang menyala sebagai tanda siap digunakan.
Saat tuas gas diputar, Adora EV melaju dengan halus dan stabil. Dalam mode Eco, tenaga disalurkan dengan lembut, ideal untuk kondisi lalu lintas padat.
Saat beralih ke mode Sport dengan menekan tombol D, respons gas menjadi lebih agresif.
Jalur tes di IIMS 2025 memang pendek, tetapi cukup untuk merasakan karakter suspensinya. Saat melewati polisi tidur, suspensi depan teleskopik dan belakang dual shock bekerja cukup baik dalam meredam guncangan, terutama ketika dipakai untuk berboncengan.
Adora EV terasa lincah saat digunakan berbelok. Radius putarnya kecil, sekitar 1,9 meter, sehingga memudahkan pengendara saat bermanuver di jalan sempit atau ketika berputar arah.
Sistem pengereman juga responsif, dengan rem cakram di depan dan belakang yang memberikan deselerasi halus. Fitur regenerative braking berfungsi dengan baik, membantu memperlambat motor sekaligus mengisi ulang daya baterai.
Indomobil Adora EV menggunakan baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 km dalam sekali pengisian.
Motor ini memiliki tenaga 3 kW (setara 4 Tk) dan torsi 140 Nm, dengan kecepatan maksimal mencapai 75 km/jam.
Baca juga: Mobil Listrik Makin Banyak, Apakah SPKLU di Indonesia Sudah Memadai?
Melihat tampilannya, Adora EV mengusung desain khas skutik Eropa dengan lingkar roda 14 inci di depan dan belakang. Bagian belakangnya tampil elegan dengan behel aluminium yang mirip dengan Suzuki Address.
Secara keseluruhan, Adora EV menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman, ringan, dan praktis. Akselerasi halus, bobot ringan, serta fitur modern menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna perkotaan yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.