Mitos atau Fakta, Rantai Motor Harus Kendur Biar Aman Terobos Banjir?

Kompas.com - 24/09/2020, 07:12 WIB
Para pengendara yang kendaraannya mogok karena menerobos banjir di kolong jembatan Tol JORR Kalimalang, Bekasi, Senin (20/2/2017). Akhdi Martin PratamaPara pengendara yang kendaraannya mogok karena menerobos banjir di kolong jembatan Tol JORR Kalimalang, Bekasi, Senin (20/2/2017).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Hujan yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya sering kali bikin jalanan tergenang air. Di beberapa titik, genangan ini bahkan menciptakan banjir yang lumayan dalam.

Pengendara sepeda motor pun harus tahu trik yang aman saat menerobos banjir. Beberapa orang menyarankan untuk mengendurkan rantai motor agar lebih kuat saat melewati genangan air.

Asep Suherman, Kepala Bengkel Honda AHASS Daya Motor Cibinong, Sawangan, dan Megamendung, mengatakan, anggapan tersebut ada benarnya namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Baca juga: Marc Marquez Masih Absen di MotoGP Catalunya

Rantai sepeda motor.Shutterstock Rantai sepeda motor.

“Tujuan rantai dikendurkan sebetulnya agar kinerjanya tidak berat, kalau terlalu berat kan rantai bisa putus,” ujar Asep, kepada Kompas.com belum lama ini.

Banjir menghambat laju motor, dengan posisi gir dan rantai yang disetel kencang, tentu mempengaruhi performa motor, kinerja mesin jadi lebih berat,” katanya.

Meski begitu, Asep mengingatkan agar tidak menyetel rantai terlalu kendur. Cukup dilonggarkan sedikit saja.

Baca juga: 5 Moge dengan Mesin Paling Besar yang Dijual di Indonesia

Cek ketegangan rantai motorFoto: Istimewa Cek ketegangan rantai motor

Sebab rantai yang terlalu kendur malah bikin berisik, selain itu juga membuat penyaluran tenaga mesin ke roda kurang halus.

“Efek rantai terlalu kendur bisa lepas sewaktu-waktu, dan bisa lebih cepat aus karena gesekan gir dan rantai makin banyak,” ucap Asep.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.