Pelayanan SIM Masih Buka, Polisi Tunggu Aturan Lanjutan PSBB Tahap Dua

Kompas.com - 14/09/2020, 09:12 WIB
Cara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM  polri.go.idCara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan penerbitan dan perpanjangan surat izin mengemudi ( SIM) pada periode pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) ketat Jakarta, pada Senin (14/9/2020) masih dibuka.

Dikatakan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, hal ini lantaran belum ada putusan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai layanan tersebut.

"Belum ada keputusan prihal operasional Satpas SIM. Jadi sampai saat ini pelayanan masih tetap berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan," katanya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (13/9/2020).

Baca juga: PSBB Tahap Dua, Kendaraan Hanya Boleh Angkut Setengah Kapasitas

Ruang tunggu foto untuk pembuatan SIM, di Satpas SIM Daan Mogot, Kamis (19/3/2020)Dokumentasi Satpas SIM Daan Mogot Ruang tunggu foto untuk pembuatan SIM, di Satpas SIM Daan Mogot, Kamis (19/3/2020)

Pergub Nomor 88 Tahun 2020

Bila melihat Peraturan Gubernur DKI Nomor 88 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid-19, memang ada berbagai aktivitas yang diberikan pembatasan dan pelonggaran.

Namun, tak disebutkan secara rinci mengenai layanan publik seperti Satpas SIM hingga Samsat.

Adapun beberapa sektor yang dapat pelonggaran PSBB, sebagaimana tertulis di pasal 10 Pergub 88/2020 adalah kantor perwakilan negara asing dan/atau organisasi internasional yang punya fungsi diplomatik, BUMN/D untuk pemenuhan kebutuhan pokok, hingga pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2020, Quartararo Lengser, Dovizioso Teratas

Pelayanan SIM Keliling di Universitas Trilogi Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019)KOMPAS.com / Walda Marison Pelayanan SIM Keliling di Universitas Trilogi Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019)

"Bagi pemohon yang tidak menerapkan protokol kesehatan tidak akan dilayani. Mudah saja, cukup pakai masker dan jaga jarak. Bagi yang sedang sakit, jangan beraktivitas dahulu," ujar Sambodo lagi.

Tarif perpanjangan SIM, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.60/2016:

  •  SIM A Rp 80.000
  •  SIM C Rp 75.000
  •  SIM B Rp 80.000
  •  SIM D Rp 30.000
  •  SIM Internasional Rp 225.000

“Namun ada tambahan tes kesehatan sebesar Rp 25.000 dan asuransi Rp 30.000. Jadi totalnya Rp 135.000 untuk SIM A dan Rp 130.000 untuk SIM C,” ujar AKP Lalu Hedwin Hanggara Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X