Jakarta PSBB Lagi, Bagaimana Nasib Ojek dan Taksi Online?

Kompas.com - 12/09/2020, 07:22 WIB
Mitra pengemudi Grab diperlengkapi alat perlindungan diri, salah satunya masker. Grab IndonesiaMitra pengemudi Grab diperlengkapi alat perlindungan diri, salah satunya masker.

JAKARTA, KOMPAS.com – Dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Ibu Kota, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menetapkan kembali pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) secara ketat mulai pekan depan.

Salah satu yang kena dampak dari aturan ini adalah penggunaan layanan on demand atau ride hailing, seperti ojek online atau taksi online.

Seperti diketahui, pada PSBB yang diterapkan pada April-Mei lalu, penggunaan layanan ini sempat dibatasi.

Baca juga: Usai New Yaris, Toyota Siapkan Peluncuran Fortuner Baru?

GrabCar di Bandung mulai dipasangi sekat pelindung berbahan plastik. Untuk tahap awal, ditargetkan 100 kendaraan terpasang sekat pelindung.Dok GRAB GrabCar di Bandung mulai dipasangi sekat pelindung berbahan plastik. Untuk tahap awal, ditargetkan 100 kendaraan terpasang sekat pelindung.

Grab Indonesia pun masih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait operasional transpotasi umum selama PSBB yang akan berlaku mulai Senin, 14 September 2020.

Head of Government Affairs Grab Indonesia Uun Ainurrofiq mengatakan, pihaknya belum mengetahui detail keputusan resmi terkait aturan operasional ojek online maupun taksi online.

“Saat ini kami masih belum mendapatkan surat keterangan resmi mengenai keputusan pemerintah terkait operasional ride hailing pada saat PSBB total,” ucap Uun, dalam keterangan tertulis (11/9/2020).

Baca juga: Ingat Regulasi Berkendara Saat PSBB, Ancaman Dendanya Rp 1 Juta

Relawan organisasi Pelmas BPD Bekasi GBI bersama Tagana Rajawali membagi-bagikan makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Pembagian makan gratis sebagai bentuk kepedulian terkait pendapatan dan orderan pengemudi ojol yang menurun akibat wabah COVID-19.ANTARA FOTO/SUWANDY Relawan organisasi Pelmas BPD Bekasi GBI bersama Tagana Rajawali membagi-bagikan makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Pembagian makan gratis sebagai bentuk kepedulian terkait pendapatan dan orderan pengemudi ojol yang menurun akibat wabah COVID-19.

Menurutnya, pihaknya tengah melakukan pembahasan lebih lanjut terkait larangan penggunaan taksi online maupun ojek online, sambil menunggu keputusan Pemprov DKI Jakarta.

“Tentunya kami akan terus mengikuti dan mendukung kebijakan pemerintah memperbaiki situasi terkait,” kata Uun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X