Pajak Mobil Listrik Hyundai Ioniq Lebih Murah Dibanding Xpander Cross

Kompas.com - 07/09/2020, 16:21 WIB
Tes drive Hyundai Ioniq Kompas.comTes drive Hyundai Ioniq
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberian insentif kendaraan listrik berbasis baterai di wilayah DKI Jakarta untuk mempercepat era elektrifikasi ternyata cukup menarik.

Pasalnya, hal tersebut bisa menjadikan pajak kendaraan menjadi lebih ringan atau setidaknya tak jauh berbeda dengan yang berbahan bakar minyak alias konvensional.

Salah satunya mobil listrik Hyundai Ioniq yang bakal segera dipasarkan secara massal di Tanah Air dengan kisaran harga Rp 569 juta off the road.

Baca juga: Luhut Ngotot Dorong Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia

Daftar pajak Hyundai IoniqKOMPAS.com/Ruly Daftar pajak Hyundai Ioniq

Berdasarkan yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), total biaya pajak Hyundai Ioniq Electric atas nama PT Hyundai Motors Indonesia ialah Rp 3.303.200.

Rinciannya, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) nol, Pajak Kendraan Bermotor (PKB) Rp 2.286.200, SWDKLLJ Rp 143.000, biaya administrasi STNK Rp 200.000, dan biaya administrasi TNKB Rp 100.00.

Dibandingkan Honda CR-V 2,0 CVT lansiran 2018 berbahan bakar bensin, PKB Ioniq lebih murah sebesar Rp 3.013.000-an.

Sementara bilda dibandingka dengan pajak Mitsubishi Xpander Cross terbaru sudah mencapai Rp 4.263.000.

Tapi bila disandingkan dengan Xpander Exceed AT tahun 2017 dan Toyota Avanza Ultimate tahun 2017, biaya PKB Ioniq masih mahal dengan selisih Rp 900.000-an.

Baca juga: ESDM Kejar Investasi Rp 12 T untuk Infrastruktur Mobil Listrik

Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLUKompas.com Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLU

Service General Manager Hyundai Motors Indonesia (HMID) Putra Samiaji menjelaskan bahwa insentif yang diberikan Ioniq ini sesuai dengan Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 8 tahun 2020.

Adapun pembebasan BBN-KB di wilayah Ibu Kota sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2020 tentang Insentif Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.