Perlukah Orang Biasa Belok Turun Kaki seperti Pebalap MotoGP

Kompas.com - 07/09/2020, 15:32 WIB
Kompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019 Kompas.com/Setyo AdiKompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Apa yang ada di MotoGP biasanya akan diaplikasikan ke jalan raya. Salah satunya yaitu gaya pebalap menurunkan kaki saat mau masuk tikungan yang banyak dilakukan pengendara sepeda motor.

Agus Sani, Head of Safety Riding Wahana, main dealer motor Honda Jakarta-Tangerang, mengatakan, sah saja jika ingin melakukan hal serupa. Namun, harus diingat bahwa pebalap melakukan itu karena kebutuhannya berbeda.

"Sebenarnya jika ingin belok atau melakukan manuver menikung tidak perlu turun kaki seperti pebalap. Saat berkendara biasa kita harus menurunkan kecepatan motor dengan melakukan pengereman agar saat berbelok dapat lebih nyaman," kata Agus kepada Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Mana yang Benar, Turun Kaki Kiri atau Kaki Kanan saat Motor Berhenti?

Rossi menggunakan perangkat aero pada swing arm Yamaha M1.Motorsport Rossi menggunakan perangkat aero pada swing arm Yamaha M1.

Agus mengatakan, kebutuhan pebalap berbeda dengan pengendara motor di jalan raya. Sehingga, cara bawa motornya pun berbeda, jenis tikungannya dan kecepatan motor saat masuk tikungan juga beda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena dalam balapan kecepatan saat ingin memasuki tikungan motor dalam kecepatan tinggi sehingga pebalap perlu melakukan gerakan turun kaki untuk menyeimbangkan motornya," kata Agus.

Mengutip Redbull.com, gerakan pebalap turun kaki saat memasuki tikungan pertama kali dilakukan oleh Valentino Rossi saat akan menyalip Sete Gibernau. Saat itu, balapan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, 2005.

Baca juga: Bawa Motor, Kedua Tangan Wajib Ada di Setang

Pebalap MotoGP menurunkan kaki saat akan masuk tikungan. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)JOE KLAMAR Pebalap MotoGP menurunkan kaki saat akan masuk tikungan. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)

Rossi menurunkan kakinya saat akan masuk tikungan terakhir. Keduanya pun bersenggolan hingga membuat Gibernau melebar. Rossi mengatakan, dia melakukannya secara alamiah, seperti refleks untuk membantu pengereman.

Setelah itu, Rossi terlihat sering menurunkan kakinya saat melakukan pengereman sebelum masuk tikungan. Kemudian, banyak yang menyebut gerakan atau teknik ini dengan Rossi Leg Wave.

Gerakan itu lalu diikuti oleh pebalap lain, mulai dari Marco Melandri, Casey Stoner, hingga Dani Pedrosa, termasuk Marc Marquez dan banyak generasi MotoGP sekarang ini termasuk pebalap di kelas Moto2.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.