Imbas Pandemi, Pendapatan Jasa Marga Semester I/2020 Turun

Kompas.com - 29/08/2020, 07:22 WIB
Ilustrasi pemandangan salah satu ruas tol Jasa Marga. Jasa MargaIlustrasi pemandangan salah satu ruas tol Jasa Marga.

JAKARTA, KOMPAS.comPandemi Covid-19 turut berdampak pada industri jalan tol. Jasa Marga mencatat pada semester pertama 2020, pendapatannya turun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Investor Relations Department Head Jasa Marga Pramitha Wulanjani, mengatakan, pendapatan tol sempat mengalami peningkatan 12,3 persen pada 2019 lalu, karena telah beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan dilakukannya integrasi pada ruas Jakarta-Cikampek.

“Namun akibat adanya pandemi Covid-19, pendapatan jalan tol Jasa Marga Group turun 15,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Mitha, dalam keterangan yang diterima Kompas.com (28/8/2020).

Baca juga: Alasan Kenapa Toilet Bus Bukan untuk BAB

Petugas Jasa Marga tengah mempersihkan mesin tapping agar terhindar dari virus.Jasa Marga Petugas Jasa Marga tengah mempersihkan mesin tapping agar terhindar dari virus.

“Hal ini dikarenakan menurunnya volume lalu lintas akibat perubahan perilaku masyarakat yang diimbau untuk tidak lagi berpergian seiring penerapan kebijakan work from home sejak bulan Maret 2020 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar sejak bulan April 2020,” katanya.

Meski begitu, semenjak adanya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Juni 2020, realisasi pendapatan tol harian Jasa Marga Group kembali mengalami peningkatan.

Untuk diketahui, pada Mei 2020 pendapatan turun 50 persen. Sementara pada akhir Juni 2020, menjadi turun sekitar 20 persen dibandingkan kondisi normal.

Baca juga: Catat, Ini Batas Kecepatan Maksimal dan Minimal di Jalan Tol

Jasa Marga turut meneerjunkan ambulans khusus Covid-19.Jasa Marga Jasa Marga turut meneerjunkan ambulans khusus Covid-19.

Kinerja positif Jasa Marga juga dapat terlihat dari Pendapatan Usaha Non Tol Perseroan pada semester pertama tahun ini tumbuh 4,1 persen, yakni sebesar Rp 433,3 miliar.

Sedangkan untuk Total Aset Perseroan mencapai Rp 102,7 triliun atau tumbuh 3,0 persen dibandingkan periode Januari-Juni 2019, seiring dengan peningkatan progres penyelesaian jalan tol baru milik Perseroan.

Hingga akhir 2020, Jasa Marga juga menargetkan lima jalan tol bisa ditargetkan selesai konstruksinya.

Baca juga: Honda Jazz Facelift Meluncur, Punya Mesin Baru dan Sunroof

Ilustrasi jalan tol.Jasa Marga Ilustrasi jalan tol.

Di luar Jawa, Jasa Marga siap mengoperasikan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi 1 Balikpapan-Samboja dan Seksi 5 Tol Sepinggan-Balikpapan, serta Tol Manado-Bitung.

Sementara untuk tiga tol lainnya terletak di wilayah Jabodetabek, yaitu Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi 3A Simpang Yasmin-Semplak, Jalan Tol Kunciran-Tangerang dan Jalan Tol Cinere-Serpong yang masuk dalam jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X