Pertamina Catat Konsumsi BBM Harian pada Semester I Turun 13 Persen

Kompas.com - 26/08/2020, 09:22 WIB
Ilustrasi SPBU Pertamina. KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi SPBU Pertamina.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mencatat rata-rata konsumsi bahan bakar minyak (BBM) per hari sepanjang paruh pertama 2020 mengalami penurunan 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, penurunan tersebut merupakan imbas dari pembatasan berskala besar (PSBB) di sejumlah wilayah Indonesia guna menekan penyebaran pandemi virus corona alias Covid-19.

"Bahkan di beberapa kota besar terjadi penurunan demand mencapai 50-60 persen. Total, konsumsi BBM Januari-Juni 2020 sekitar 117.000 kiloliter, sedangkan tahun lalu mencapai 135.000 kiloliter," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Kado Pertamina untuk HUT ke-75 RI, Produksi D100

Pertamina siaga Covid-19 di SPBUPertamina Pertamina siaga Covid-19 di SPBU

Di samping itu, harga minyak dunia dan volatilitas nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan. Alhasil, perusahaan pelat merah itu menghadapi triple shock.

Menurut laporan keuangan yang dipublikasikan di laman resminya, Pertamina mengalami penurunan laba sebesar 11,13 triliun atau dari 25.55 miliar dollar AS menjadi 20,48 dollar AS.

Kendati demikian, Fajriyah mengaku optimistis bahwa sampai akhir 2020 kinerja keuangan perseroan akan kembali positif.

Baca juga: Selain Kuantitas, Kualitas Minyak Rem Sepeda Motor Perlu Rutin Dicek

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

"Mengingat perlahan harga minyak dunia sudah mulai naik dan juga konsumsi BBM baik industri maupun ritel juga semakin meningkat," ucap Fajriyah.

"Meski demand turun, seluruh proses bisnis Pertamina berjalan dengan normal. SPBU tetap beroperasi, pendistribusian BBM dan elpiji juga tetap terjaga baik, kami memprioritaskan ketersediaan energi bagi rakyat," ujarnya lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X