Mengapa Vespa 2-Tak Sering Kali Mogok?

Kompas.com - 25/08/2020, 10:22 WIB
Vespa Super tahun 1972 ditukarkan artis Doel Sumbang ke 3 sepatu Wayout produksi Gally Rangga beberapa waktu lalu.  KOMPAS.com/RENI SUSANTIVespa Super tahun 1972 ditukarkan artis Doel Sumbang ke 3 sepatu Wayout produksi Gally Rangga beberapa waktu lalu.

BOGOR, KOMPAS.com – Memiliki Vespa 2-tak memang bisa jadi pilihan bagi orang yang ingin terlihat klasik. Namun, sering terpikir apakah jika Vespa 2-tak dipakai harian akan sering mogok di jalan?

Mekanik Sar Motor di Bogor, bengkel spesialis Vespa 2-tak, Endar mengatakan, masalah yang menyebabkan Vespa mogok yaitu ada pada karburator dan busi. Masalah karburator kebanjiran dan busi yang mati sering terjadi pada Vespa 2-tak.

Karburator yang kebanjiran disebabkan oleh pelampung bensin yang sudah rusak. Bisa diganti pelampungnya saja, sudah beres masalahnya,” ucap Endar kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Awas Telat, Masa Dispensasi Perpanjangan SIM Berakhir 31 Agustus

Vespa Excel 150 Foto: Twitter/ Suka Mobil Tua Vespa Excel 150

Namun jika setelah mengganti pelampung bensin, karburator masih sulit disetel, artinya harus mengganti karburator baru. Harga karburator yang asli kisaran Rp 650.000. Jika masih terlalu mahal, ada opsi dengan membeli yang bekas.

“Kalau karburator yang bekas, kisarannya Rp 400.000-an, cuma setelah beli harus dicek dulu kondisinya. Lebih baik lagi kalau dicoba dulu sebelum dibayar, jadi tidak rugi ketika kita beli yang bekas,” ujar Endar.

Karburator memang mahal, namun sebenarnya bukanlah komponen yang cepat diganti atau slow moving parts, memiliki usia pakai yang lama. Lain halnya busi pada Vespa, sebaiknya diganti yang baru setiap servis motornya.

Baca juga: Marc Marquez Relakan Gelar Juara Dunia ke Quartararo atau Dovi

Masalah pada busi Vespa yang cepat mati biasanya disebabkan oleh karburator, pengapian yang kurang bagus, dan pembakaran terlalu besar. Busi model sekarang tidak terlalu kuat jika digunakan di Vespa, lebih baik diganti dua sampai tiga bulan sekali, atau saat servis.

“Servis Vespa bisa tiga bulan sekali, sekalian ganti businya. Busi yang lama bisa disimpan di bagasi sebagai cadangan, bisa dipakai dalam keadaan darurat,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X