Mengapa Bus Lintas Sumatera Sering Terlihat Kotor?

Kompas.com - 19/08/2020, 17:21 WIB
Bus AKAP Sumatra Infomasi Bus - BloggerBus AKAP Sumatra

JAKARTA, KOMPAS.comBus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Indonesia memiliki banyak trayek dengan jarak yang jauh. Bahkan, ada trayek yang sampai menyeberangi pulau seperti dari Jawa ke Sumatera.

Bus dengan trayek dari Pulau Jawa ke Sumatera memiliki waktu tempuh yang lama. Kemudian, dari unitnya sendiri pun unik, biasanya pada bagian depan dipasang tameng agar menghindari lemparan batu yang bisa membahayakan pengemudi.

Kemudian, jika diperhatikan, bus dengan trayek Sumatera memiliki bodi yang kotor saat sudah mau sampai tujuan. Berbeda dari bus AKAP yang ada di Pulau Jawa yang tetap terlihat bersih, mengapa bisa begitu?

Baca juga: Innova Terbaru Meluncur, Model Lama Diskon Rp 25 Juta

Bus AKAP Sumatrayoutube Bus AKAP Sumatra

Pemilik PO SAN, Kurnia Lesani Adnan atau biasa disapa Sani, mengatakan, waktu tempuh yang lama dan kondisi jalan di Sumatera yang kurang baik menjadi penyebab dari kotornya bodi bus saat beroperasi.

“Secara perjalanannya saja paling dekat bisa 24 jam. Kemudian, jalan di Sumatera itu belum semuanya bagus,” ucap Sani kepada Kompas.com, Rabu (19/8/2020).

Sani menambahkan, jalan provinsi baik Lintas Tengah maupun Timur, terutama di wilayah Sumatera Barat dan Selatan relatif tidak terpelihara dengan baik. Sementara itu, jika lewat Lintas Barat, rawan longsor di kala musim hujan.

Baca juga: Absen di GP Styria, Marquez Beri Wejangan kepada Sang Adik

“Lintas Timur memang tertolong dengan adanya tol Bakauheni – Palembang, tetapi setelah Palembang ke Jambi masih melalu jalan provinsi yang memiliki titik-titik rawan kendaraan berat terbalik karena lubang dan aspal mengelupas,” kata Sani.

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya, juga menambahkan, jalanan di Sumatera beberapa memang masih ada yang kurang baik, sehingga sering becek dan membuat bodi bus kotor.

Bus AKAP SumatraMy Simplicities Bus AKAP Sumatra

“Bisa jadi karena jalanannya yang kurang bagus. Kemudian drainase jalanannya juga masih kurang baik, jadi banyak jalanan becek,” ucap Dimas kepada Kompas.com.

Namun, rata-rata PO bus Lintas Sumatera akan membersihkan busnya ketika sedang istirahat makan di restoran, sehingga tampilan bus tidak begitu kotor saat nantinya kembali berjalan ke tempat tujuan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X