Kompas.com - 10/08/2020, 17:41 WIB
Aden dan Melky Touring Motor KOMPAS.com/AlexAden dan Melky Touring Motor
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa jenis sepeda motor sudah mengusung Anti-lock Braking System ( ABS). Sesuai namanya, teknologi ini mencegah rem terkunci saat mengerem terutama di kecepatan tinggi.

Lantas bagaimana dengan motor yang belum ABS? Sebetulnya sistem kerja ABS tersebut bisa dilakukan dengan cara manual di motor biasa. Tapi harus banyak latihan agar mendapat efek yang optimal.

Baca juga: Asal Tambah Oli pada Mobil Bisa Bikin Mesin Jebol, Mitos atau Fakta?

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, teknik ini dikenal dengan istilah squezee. Pada dasarnya ialah mengerem dengan cara mengocok rem.

Mengerem sepeda motor ada teorinya.mpm-motor.co.id Mengerem sepeda motor ada teorinya.

"Jadi, pengereman tidak boleh dilakukan dengan cara menarik tuas satu kali sekaligus. Sebab berbahaya karena bisa membuat pengendara terlempar ke arah depan," ujar Jusri kepda saat dihubungi Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mitos atau Fakta, Naik Motor Tanpa Jaket Berisiko Kena Paru-paru Basah?

Selain itu kata Jusri, biasakan untuk tidak terlalu mengandalkan rem depan tapi juga dibantu rem belakang. Sehingga jika harus mengerem secara mendadak, proses perlambatan motor dibantu oleh rem depan belakang.

"Kalau keadaan darurat maka pengereman harus cepat, hard braking tapi berpotensi membuat roda terkunci. Ini harus dihindari karena bisa membuat motor kehilangan kendali, bikers bisa terpeleset dan jatuh," kata Jusri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X