Simak, Penyebab Plafon Mobil Rusak yang Jarang Disadari Orang

Kompas.com - 05/08/2020, 17:01 WIB
plafon mobil turun Kompas.com/Fathan Radityasaniplafon mobil turun

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang yang lebih memperhatikan tampilan eksterior mobil yang terparkir di luar. Namun, banyak juga yang luput memperhatikan bagian interior mobil yang sering di parkir di ruang terbuka dan sering terkena panas matahari.

Toni, dari Difa Plafon di MGK Kemayoran, mengatakan, parkir di luar ruang juga berpengaruh ke bagian interior. Salah satunya kondisi plafon atau langit-langit kabin mobil.

Baca juga: 4 Tempat Parkir Mobil yang Harus Dihindari, Ini Alasannya

"Akibat suhu udara yang tinggi di wilayah Indonesia juga dipengaruhi cuaca yang tidak menentu, kondisi busa plafon dapat terpengaruh. Kondisi yang kerap terlihat secara kasat mata adalah plafon yang mulai turun," ujar Toni, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Mobil yang parkir di jalur sepeda jalan Puri Indah, Jakarta Barat, Kamis (6/2/2020)KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR Mobil yang parkir di jalur sepeda jalan Puri Indah, Jakarta Barat, Kamis (6/2/2020)

Toni menambahkan, kondisi tersebut biasa ditemui pada mobil yang berusia tiga tahun ke atas. Paling terasa adalah mobil-mobil merek Eropa.

Menurut Toni, mobil Eropa berusia tiga tahun sudah terlihat plafonnya menurun. Lima tahun, plafonnya terlihat mengendur. Sementara mobil Jepang, justru lebih awet.

"Suhu tinggi dan berubah-ubah akibat parkir di luar ruangan menyebabkan busa plafon rusak dengan tanda-tanda mengeras. Selain itu, juga terlihat busa rontok dan mengempis hingga terlihat turun," kata Toni.

Baca juga: Apakah Perlu Menyalakan Hazard Saat Ingin Parkir?

Toni menjelaskan, perbaikan plafon bergantung pada kesediaan bahan pelapis plafon dan tingkat kesulitan model atap kendaraan. Menurutnya, jika atap memiliki fitur sunroof atau panoramic roof yang bisa terbuka, perbaikan busa plafon bisa memakan waktu satu minggu.

"Kalau sedan biasa, terlebih sedan sport yang luas atapnya kecil, bisa cuma sehari. Tentu dengan catatan bahan yang diinginkan ada. Mobil Eropa terkadang kesulitannya menemukan bahan original atau bahan yang menyerupai ori-nya," ujar Toni.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X