Arus Balik Idul Adha ke Jakarta pada Minggu Diprediksi Macet

Kompas.com - 01/08/2020, 07:42 WIB
Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAKendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mencatat sejumlah peningkatan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta di libur panjang Idul Adha. Bahkan, untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek, beberapa kali sampai diterapkan contraflow.

Mengingat tingginya volume kendaraan tersebut, Jasa Marga memprediksi akan terjadi peningkatan yang sama saat arah balik.

Karena itu, diimbau agar masyarakat menghindari perjalanan kembali ke Jakarta pada hari Minggu (2/8/2020), yang diperkirakan menjadi puncak tingginya volume kendaraan.

Baca juga: Jasa Marga Prediksi 546.436 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Hari Ini

"Kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta, salah satunya dengan menghindari waktu puncak arus balik pada hari Minggu agar terhindar dari kepadatan," kata Operation Management & Maintenance Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra, dalam keterangan resminya, Jumat (31/7/2020).

Sistem contraflow mulai diterapkan di Cikampek Sistem contraflow mulai diterapkan di Cikampek

Menurut Bima, dari dari total kendaraan yang akan kembali ke Jakarta, mayoritas berasal dari arah Timur atau Jalan Tol Trans Jawa. Bila saat arah balik ke Jakarta hanya terkonsentrasi dalam satu hari, maka potensi terjadinya kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek termasuk tol layang, akan sangat tinggi.

Kondisi tersebut mengingat bila ruas Tol Jakarta-Cikampek sendiri merupakan akses utama untuk pengguna kendaraan dari Tol Trans Jawa atau arah Timur masuk ke wilayah Jabodetabek.

Selain itu, Bima juga mengimbau pengusaha angkutan barang atau logistik, untuk dapat menunda kegiatannya hingga periode empat hari libur panjang Idul Adha 1441 usai. Hal ini penting untuk menghindari kemacetan.

Baca juga: Begini Skenario Polisi Atasi Kemacetan Arus Mudik Idul Adha

"Pada H-1 Idul Adha (30/7/2020), kami memantau banyaknya kendaraan besar yang mengalami gangguan di lajur sehingga mengakibatkan kepadatan yang cukup panjang. Kami juga imbau agar pengguna jalan dapat memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan," ujar Bima.

Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).

Titik-titik kepadatan yang perlu diantisipasi pengguna jalan yang menuju arah Jakarta di Tol Jakarta-Cikampek diantaranya adalah pertemuan lajur Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah di Km 48. Selain itu, di titik-titik jelang rest area.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan. Kami mohon kerja sama pengguna jalan untuk tidak kembali ke Jakarta dalam waktu yang bersamaan di hari Minggu," kata Bima.

Berdasarkan data, pada H-1 (30/7/2020) ada 192.103 kendaraan yang pergi meninggalkan Jakarta menujut arah Timur (GT Cikampek-GT Kalihurip Utama), Barat (GT Cikupa), dan juga Selatan (GT Ciami 1). Volume lalu lintas pada saat naik 56,1 persen bila dibandingkan kondisi normal.

Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik.ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik.

Untuk distribusi lalu lintas yang meninggalkan Jakarta dari ketiga arah, yakni 57,5 persen dari arah Timur, 21,0 persen arah Barat, sementara untuk arah Selatan sebesar 21.5 persen.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X