Begini Skenario Polisi Atasi Kemacetan Arus Mudik Idul Adha

Kompas.com - 31/07/2020, 14:22 WIB
Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPetugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah merencanakan skenario lalu lintas untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan pada arus mudik Idul Adha 1441 H.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, pihaknya menyiapkan rencana contra flow dan one way pada ruas jalan tol jika mengalami kepadatan.

“Kemudian kalau ada kecelakaan yang mengkibatkan tertutupnya jalan tol elevated, maka skenario kedua kita akan laksanakan contra flow,” ucap Sambodo, seperti dilansir dari laman Humas Polri (30/7/2020).

Baca juga: Mitsubishi Ingin Jual Xpander Hybrid dengan Harga Terjangkau

Jalan Tol Jakarta-Cikampek.Dok. Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Sambodo menambahkan, pihaknya bahkan telah menyiapkan rencana satu arah atau one way apabila skenario contra flow tidak dapat mengatasi kepadatan lalu lintas.

Walau demikian, rencana tersebut akan dikoordinasikan dulu dengan Korps Lalu Lintas Polri. Pasalnya sejumlah ruas yang mengalami kepadatan tinggi disebut berada di perbatasan Banten dan Jawa Barat.

“Apakah dengan Polda Jawa Barat kalau ke arah Bogor atau Karawang. Atau Polda Banten kali ini ke arah Tangerang, tetapi intinya kita siap,” ujar Sambodo.

Baca juga: Mobil Transmisi Matik Berhenti di Lampu Merah, Oper Gigi ke N atau D?

Area peristirahatan dan singgah di beberapa ruas titik jalan tol yang memberlakukan pengunjung hanya singgah 30 menit, Jakarta, Rabu (13/5/2020).Dokumentasi Jasa Marga Area peristirahatan dan singgah di beberapa ruas titik jalan tol yang memberlakukan pengunjung hanya singgah 30 menit, Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk dapat melakukan buka tutup rest area di jalan tol untuk mengurangi kepadatan.

“Misalnya ternyata antrean untuk mengisi bensin beristirahat di area KM 19 membeludak sehingga menutup arus ke arah timur, tentu kita akan melaksanakan buka tutup,” katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X