Rest Area di Tol Jakarta-Cikampek Berlaku Sistem Buka-Tutup

Kompas.com - 30/07/2020, 14:12 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan pada H-1 Lebaran di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). Larangan diberlakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas melakukan pemeriksaan pada H-1 Lebaran di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). Larangan diberlakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya akan memberlakukan sistem buka tutup rest area di jalan Tol Jakarta – Cikampek selama periode Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Rencana itu diberlakukan guna mengantisipasi penumpukan kendaraan yang berakibat kepada kemacetan pada arus mudik tahun ini yang jatuh pada Jumat (31/7/2020).

"Kita sudah koordinasi dengan pihak Jasa Marga bahwa kami punya kewenangan untuk melakanakan buka tutup di rest area," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, seperti dilansir laman Humas Polri (30/7/2020).

Baca juga: Arus Mudik, Polda Metro Jaya Siagakan 28 Titik Pos Pengamanan

Petugas kepolisian memeriksa sejumlah kendaraan yang melintas di jalan Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020). Pemerintah menyatakan masyarakat Indonesia tetap dilarang mudik, tapi ada pengecualian bagi ASN, prajurit TNI dan Polri, pegawai BUMN, lembaga usaha, dan LSM yang berhubungan dengan percepatan penanganan COVID-19 serta masyarakat yang keluarganya meninggal atau keluarga sakit, repatriasi, pekerja migran Indonesia, TKI, dan pelajar atau mahasiswa yang akan kembali ke tanah air. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Petugas kepolisian memeriksa sejumlah kendaraan yang melintas di jalan Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020). Pemerintah menyatakan masyarakat Indonesia tetap dilarang mudik, tapi ada pengecualian bagi ASN, prajurit TNI dan Polri, pegawai BUMN, lembaga usaha, dan LSM yang berhubungan dengan percepatan penanganan COVID-19 serta masyarakat yang keluarganya meninggal atau keluarga sakit, repatriasi, pekerja migran Indonesia, TKI, dan pelajar atau mahasiswa yang akan kembali ke tanah air. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.

Oleh karenanya, ia mengimbau pengendara untuk mengisi bensin terlebih dahulu sebelum masuk ke ruas Tol Jakarta – Cikampek sehingga mencegah apabila adanya penutupan rest area secara mendadak akibat kemacetan.

“Kalau misalnya ternyata antrian untuk mengisi bensin atau beristirahat di rest area membeludak sehingga menutup arus ke arah timur tentu kita akan melaksanakan buka tutup,” ujar Sambodo.

Tak hanya itu, Ia mengatakan tempat peristirahatan yang relatif kecil (parking bay) juga bisa saja dilakukan penutupan oleh kepolisian bila kepadatan di tempat tersebut membuat kemacetan di ruas tol.

Parking bay sebelah kiri jalan yang memang bisa saja itu mengganggu arus lalin kita akan melaksanakan buka tutup untuk kemudian kita akan melancarkan arus sehingga masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau liburan idul adha tidak terganggu,” tutupnya.

Baca juga: Tak Ada Larangan Mudik, Kemenhub Antisipasi Libur Idul Adha

Petugas memeriksa kendaraan roda empat di Jalan tol Jakarta - Cikampek Km 47, Karawang, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Penyekatan akses transportasi di tol Jakarta - Cikampek tersebut sebagai tindak lanjut kebijakan larangan mudik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar Petugas memeriksa kendaraan roda empat di Jalan tol Jakarta - Cikampek Km 47, Karawang, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Penyekatan akses transportasi di tol Jakarta - Cikampek tersebut sebagai tindak lanjut kebijakan larangan mudik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.

Pada kesempatan terpisah, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 28 titik pos pengamanan untuk memantau arus mudik dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 2020.

“Momentum ini bagian daripada pelayanan publik pada masyarakat. Kepada para pengguna jalan yang kemungkinan mau pulang kampung, mau jenguk keluarga, kami antisipasi,” katanya.

“Karena ada space waktu, Sabtu-Minggu itu kosong mungkin diluangkan oleh keluarga tertentu yang ingin jenguk keluarganya di kampung,” lanjut Istiono.

Sebanyak 4.599 kendaraan menuju Jakarta dialihkan ke Gerbang Tol (GT) Karawang Barat di check point KM 47B Karawang Barat Jalan Tol Jakarta - Cikampek.
Dok. Jasa Marga Sebanyak 4.599 kendaraan menuju Jakarta dialihkan ke Gerbang Tol (GT) Karawang Barat di check point KM 47B Karawang Barat Jalan Tol Jakarta - Cikampek.

Istiono menambahkan, pengamanan arus mudik Idul Adha di tengah pandemi Covid-19 berbeda dengan ketika pelaksanaan hari raya Idul Fitri sebelumnya.

“Kalau kemarin kami opeprasi khusus, kalau ini hanya kegiatan rutin yang ditingkatkan seperti long weekend saja. Personel kami yang turun kurang lebih 15.000 petugas,” ucap Istiono.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X