Gagasan Pelegalan Motor Custom Butuh Peran Banyak Pihak

Kompas.com - 21/07/2020, 08:12 WIB
Motor kustom dari Kromworks memenangkan kategori Best Kustom Bike di Kustomfest 2017. Kustomfest 2017Motor kustom dari Kromworks memenangkan kategori Best Kustom Bike di Kustomfest 2017.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Motor Indonesia ( IMI) sudah melakukan pertemuan dengan Ketua MPR, beberapa waktu lalu terkait dengan gagasan untuk melegalkan sepeda motor maupun mobil custom.

Meski demikian, Sekejen IMI Jeffrey JP, mengakui untuk bisa mewujudkan hal tersebut butuh tahapan yang tidak sedikit, karena memerlukan koordinasi berbagai pihak mulai dari kementerian hingga kepolisian.

Baca juga: Mobil Murah Minum BBM Premium, Harus Lakukan Hal Ini

“Perlu dikoordinasikan lebih intens dengan berbagai pihak seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan dan juga dengan kepolisian,” ucap Jeffrey kepada Kompas.com, yang dihubungi belum lama ini.

Salah satu mobil langka di Kustomfest 2019, Studebaker Champion tahun 1951Dok. Kustomfest Salah satu mobil langka di Kustomfest 2019, Studebaker Champion tahun 1951

Jeffrey berharap pemerintah bisa memberikan dukungan terhadap kreativitas dan keberadaan para kreator otomotif di Indonesia. Sehingga industri ini bisa berkembang, dan kreatornya bisa memasarkan produknya di dalam negeri.

Baca juga: Ini Perbedaan Fisik Bus Mesin Depan dengan Mesin Belakang

Apalagi jumlah kreator di bidang otomotif di Indonesia ini cukup banyak. Selain itu, pangsa pasar motor custom atau komponen custom produksi anak negeri justru tidak hanya untuk pasar lokal melainkan banyak yang dipasarkan di luar negeri.

“UMKM otomotif ini mereka banyaknya menjual hasil kreasinya ke luar (negeri), sedangkan potensi income itu bisa diakomodasi di dalam negeri seperti UMKM kebanyakan,” ucap Jeffrey.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X