Tak Perlu Goyangkan Mobil Saat Mengisi Bahan Bakar, Ini Alasannya

Kompas.com - 20/07/2020, 12:22 WIB
Mobil sedang mengisi bensin subsidi. Tribunnews/ NurudinMobil sedang mengisi bensin subsidi.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perilaku menggoyangkan mobil saat melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM), ternyata masih saja dilakukan oleh sebagian pemilik kendaraan di zaman seperti sekarang ini.

Kebiasaan yang sudah ada sejak lama ini dipercaya bisa membuat pengisian bahan bakar bisa menjadi lebih banyak jika mobil digoyang-goyangkan.

Padahal, cara kuno tersebut ternyata tidak memberikan manfaat apapun selain lelah menggoyangkan bodi mobil.

Hal ini karena volume BBM yang masuk ke tangki mobil tidak akan mengalami perubahan selain menyesuaikan dengan kapasitas yang ada.

Baca juga: Air Buangan AC Bagus untuk Radiator, Mitos atau Fakta?

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor ( TAM) Didi Ahadi menjelaskan, kebiasaan menggoyangkan mobil saat pengisian BBM tidak ada gunanya dan hanya sia-sia saja.

Petugas SPBU Shell mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell V-Power ke mobil BMW 520i Luxury saat acara flag-off dari BMW Driving Experience di SPBU Shell, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta, Senin (12/3/2018). Program BMW Driving Experience merupakan kegiatan untuk menempuh lima kota besar sejauh 900 kilometer dengan mengendarai BMW Seri 5, salah satunya BMW 520i Luxury yang memiliki mesin 4-silinder BMW TwinPower Turbo serta memakai bahan bakar berkualitas.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Petugas SPBU Shell mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell V-Power ke mobil BMW 520i Luxury saat acara flag-off dari BMW Driving Experience di SPBU Shell, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta, Senin (12/3/2018). Program BMW Driving Experience merupakan kegiatan untuk menempuh lima kota besar sejauh 900 kilometer dengan mengendarai BMW Seri 5, salah satunya BMW 520i Luxury yang memiliki mesin 4-silinder BMW TwinPower Turbo serta memakai bahan bakar berkualitas.

Menurutnya, mungkin saja masih ada yang beranggapan bahwa dengan menggoyangkan mobil maka udara yang ada di dalam tangki bisa lebih cepat keluar.

Padahal, tanpa digoyangkan pun udara di dalam tangki bahan bakar akan keluar dengan sendirinya saat bahan bakar masuk ke dalam tangki.

"Mungkin maksudnya agar udara di dalam tangki dipercepat keluarnya saja, tidak digoyang juga tidak apa-apa karena udara pasti akan ke atas karena terdesak oleh bensin," ujar Didi kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Ngecas Ponsel di Power Output Mobil

Sebaliknya, kebiasaan menggoyangkan mobil saat proses pengisian bahan bakar sedang berjalan justru bisa berbahaya, karena bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala SPBU Pertamina MT Haryono Paimin. Dia menjelaskan, kebakaran bisa saja terjadi karena nozzle bergesekan dengan lubang tangki saat pengisian berlangsung.

Ilustrasi mobil terbakar saat isi bensinhttp://ralphswebsite.blogspot.com/ Ilustrasi mobil terbakar saat isi bensin

Sehingga, dari adanya gesekan tersebut bisa menimbulkan percikan api sehingga terjadi kebakaran.

Baca juga: Begini Cara Aman Menyalip Kendaraan di Jalan Raya

“Ujung nozzle kan terbuat dari besi atau baja, dikhawatirkan kalau mobil digoyang-goyang justru akan terjadi gesekan. Sebab, di lubang tutup tangki di ujungnya juga berbahan pelat,” ucap Paimin.

Paimin menambahkan, meskipun gesekan yang terjadi cukup kecil tetap saja bisa memicu munculnya listrik statis. Dan jika hal ini terjadi, bisa saja muncul api dan mudah tersambar oleh BBM yang mengalir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X