Cegah Penyebaran Corona di Udara, Saat Naik Mobil Wajib Buka Kaca?

Kompas.com - 13/07/2020, 16:21 WIB
Suasana kendaraan terjebak macet di Jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). Pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, lalu lintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta terpantau padat hingga terjadi kemacetan. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANSuasana kendaraan terjebak macet di Jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). Pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, lalu lintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta terpantau padat hingga terjadi kemacetan.
|

JAKARTA, KOMPAS.comVirus corona ternyata bisa menyebar lewat udara. Artinya Anda harus lebih waspada saat berada di sebuah ruangan tertutup bersama orang lain.

Sebab, tanpa sirkulasi udara yang baik, droplet ukuran kecil bisa bertahan cukup lama. Termasuk di dalam kabin mobil.

Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Gugus Tugas Covid-19, mengatakan, tanpa sirkulasi yang baik, droplet ini bisa bertahan dan melayang-layang di udara lebih lama.

Baca juga: Ban Tubeless Kena Paku, Jangan Langsung Dicabut

Mengenal gejala kerusakan power windowStanly/Otomania Mengenal gejala kerusakan power window

Tak heran, orang yang berada di dalam ruangan tanpa menggunakan masker memiliki risiko penularan yang besar.

“Oleh sebab itu upayakan di semua ruang kerja kita, dijamin sirkulasi udaranya berlangsung dengan baik,” ucap Yuri, dalam diskusi virtual belum lama ini.

“Sehingga setiap saat udara bisa digantikan dengan udara baru yang lebih segar,” kata pria yang juga menjabat Dirjen P2P Kemenkes RI ini.

Baca juga: 5 Cara Mengetahui Berapa Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Keluar Rumah

Penampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya.Dewantoro Penampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya.

Yuri menambahkan, udara di ruangan atau interior mobil harus dipaksa untuk bergerak. Paling tidak dibuka saat pagi hari, agar udara segar juga bisa masuk.

Sementara itu Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi, mengatakan, selain membuka jendela, Anda juga bisa memanfaatkan fitur sirkulasi kabin untuk memperlancar arus udara.

“Fungsinya memang untuk sirkulasi udara keluar masuk,” ujar Didi, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Daftar Harga Sewa Mobil Toyota, Lebih Murahkah Dibanding Kredit Baru?

Ilustrasi AC mobildjedzura Ilustrasi AC mobil

Meski begitu, ia menyarankan untuk tidak membuka fitur sirkulasi kabin secara terus menerus. Sebab dapat membuat kabin malah dipenuhi udara kotor, terutama saat dibuka di wilayah perkotaan.

“Namun mengingat kondisi di Indonesia yang berdebu dan polusi sebaiknya ditutup untuk menghindari udara luar masuk ke kabin,” ucap Didi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X