Komparasi Mesin Ninja 250 4 Silinder dengan Ninja 2 Silinder

Kompas.com - 12/07/2020, 12:04 WIB
Kawasaki Ninja 250 2019 stanlyKawasaki Ninja 250 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah resmi meluncur di Indonesia Jumat (11/7/2020), Kawasaki Ninja ZX-15R akhirnya sudah bisa dinikmati oleh pecinta roda dua di Tanah Air,

Ninja 250 versi 4 silinder itu memiliki banyak keunggulan, terutama soal jantung pacunya yang dibekali dengan mesin DOHC 4 silinder 249,8 cc bertenaga 50,3 tk di putaran 15.500 rpm dan torsi puncak 22,9 Nm di 14.500 rpm. Mesin tersebut didukung 16 valves, kompresi 11,5 banding satu.

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6 percepatan kopling, sehingga menciptakan high-rpm power yang bisa dinikmati saat berkendara, baik dalam mode sport di sirkuit dalam atau saat di jalan raya.

Baca juga: Bahaya Pasang Alat Penghemat Bahan Bakar pada Mobil

Kawasaki Ninja ZX-25RKOMPAS.com/Donny Kawasaki Ninja ZX-25R

Lantas lebih buas mana jika dibandingkan dengan Ninja 250 2 silinder, mengingat kedua motor ini memiliki volume mesin yang serupa? Simak perbandingannya.

Ninja ZX-25R memiliki bore atau dimater pistonnya dan store atau langkah piston 50 mm x 31,8 mm. Kemudian, jarak main pistonnya hanya 3 cm, atau 31,8 mm. Ukuran yang terbilang pendek membuat motor ini berkarakter over bore.

Baca juga: Sewa Mobil Toyota Bisa Pesan Nomor Ganjil Genap

Sementara untuk Ninja 250 dua silinder memiliki ukuran piston 62 mm dengan langkah piston 41,2 mm.

Baik Ninja 250 4 silinder atau 2 silinder memiliki kapasitas mesin yang sama yakni 249 cc. Namun, mesin Ninja versi 2 silinder hanya menyemburkan tenaga maksimal 38.4 tk di 12.500 rpm, dan torsi 23,5 Nm di 10.000 rpm.

Mesin DOHC itu dilengkapi 8 valve dengan kompresi lebih tinggi yakni 11,6 banding satu.

Walau torsi tidak jauh berbeda, ternyata dari segi power memiliki perbedaan yang signifikan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X