Jangan Tunggu Rusak, Kenali Ciri-ciri Suspensi Mobil Bermasalah

Kompas.com - 08/07/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi suspensi mobil lowvolumevehicle.co.nzIlustrasi suspensi mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Suspensi merupakan salah satu komponen yang penting untuk menunjang kenyamanan ketika berkendara.

Jika perawatannya diabaikan, bisa berbahaya bagi pengemudi, sebab kondisi suspensi yang mempuni menjadi salah satu kunci keselamatan.

Dealer Technical Support Dept. Head PT.TAM, Didi Ahadi, mengatakan, suspensi yang sudah tidak berfungsi dengan baik akan menunjukan beberapa tanda-tanda.

“Ketika tanda itu sudah muncul sebaiknya segeralah periksakan ke bengkel,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Bukan Sekadar Gaya, Ternyata Talang Air Mobil Punya Fungsi Penting

Ilustrasi berkendara di tol trans jawadok.HPM Ilustrasi berkendara di tol trans jawa

Ciri-ciri yang paling utama ketika suspensi sudah tidak berfungsi dengan baik adalah, saat berkendara melalui jalan rusak maka bantingan mobil akan terasa keras.

“Suspensi tidak lagi terasa empuk. Jika kondisi ini sudah terjadi otomatis pengemudi dan penumpang tidak akan nyaman saat berada di kabin,” kata Didi.

Kemudian, bisa juga dilihat pada bagian suspensi apakah kondisinya tampak basah. Jika terlihat ada rembesan oli pada dari bagian atas ke bawah maka bisa jadi adanya kebocoran oli suspensi.

Baca juga: Awas, Terlalu Sering Poles Justru Bisa Merusak Bodi Mobil

“Hal lainnya yang bisa dirasakan adalah, ketika mobil dipacu dalam kecepatan tinggi terutama ketika bermanuver maka akan terasa limbung. Ini tentu sangat berbahaya,” ucap Didi.

Untuk menghindari kondisi tersebut, Didi menyarankan pemilik mobil untuk menjaga suspensi agar tidak cepat rusak.

“Caranya mudah, cukup dengan perawatan berkala secara rutin 6 bulan sekali atau setiap 10.000 km. Serta jangan sembrono ketika berkendara, Misal main hajar lubang dan polisi tidur,” katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X