Kompas.com - 08/07/2020, 07:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

Untuk fasilitas, Kemenhub akan meminta tempat-tempat umum untuk menyediakan parkir khusus bagi sepeda, jalur khusus di jalan nasional, marka, serta rambu lalu lintas. Selain itu, ada juga ketentuan-ketentuan lain terkait sepeda.

Budi pun menjelaskan bila aturan yang ada saat ini masih berfsifat terbuka, artinya bila memang ada masukan dan gagasan, masih bisa untuk dijadikan pertimbangan untuk menyempurnakan.

Baca juga: Efek Pandemi, Pameran Sepeda Motor IMOS 2020 Batal Dihelat?

"Jadi untuk saat ini masih terbuka kemungkinan untuk kami diberikan saran untuk penyempurnaan, karena kami harapkan pada akhir Juli ini rancangan aturan menteri ini sudah bisa kami undangkan dengan mendaftarkan di Kemenkumham, jadi Agustus nanti sudah bisa jadi panduan," ucap Budi.

Poetoet Soedarjanto, Ketua Bike to Work (B2W) Indonesia, sebelumnya menyampaikan bila saat ini Indonesia sedang dilanda demam sepeda. Kondisi tersebut menjadi momen yang baik untuk kembali menggali peradapan bangsa, yakni jalan raya yang ramah untuk manusia bukan untuk mesin.

Namun, di tengah harapan tren sepeda yang bisa berkelanjutan, Poetoet tak menutup mata bila dalam kenyataan, sulit untuk menghindari adanya gesekan di jalan. Alasannya, kurangnya infrastruktur sepeda, bahkan mirisnya lagi ada tindakan tidak terpuji dari para pangguna sepeda sendiri seperti yang sempat viral ramai-ramai menerobos lampu merah.

"Dengan demikian, mau tidak mau kita harus mengatur diri, pemerintah mau tidak mau juga harus membuat aturan yang memberikan keselamatan, sehingga suka tidak sudak kita para pesepeda mau tidak mau juga harus diatur oleh pemerintah, kedua hal ini menjadi bagian penting," ucap Poetoet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.