Kompas.com - 07/07/2020, 17:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah karoseri Laksana merilis bus social distancing, karoseri Tentrem juga baru-baru ini meluncurkan bus dengan konsep yang sama. Pada bagian kabin bus, konfigurasi kursinya diatur menjadi 1-1-1.

Perusahaan otobus (PO) pemilik bus dengan bodi tentrem ini merupakan MTrans yang bermarkas di Bali. Mtrans sendiri memesan dua unit dengan konfigurasi kursi 1-1-1. Perbedaan dari buatan Laksana yaitu jumlah kursi yang lebih sedikit.

“Jumlah kursi yang ada di kabin bus buatan Tentrem ini yaitu 22 kursi. Selain itu, kursi yang digunakan juga memiliki fitur legrest,” ucap Staff Sales karoseri Tentrem, Dimas Raditya kepada Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Kisaran Harga SUV Medium Bekas, Rp 120 Juta Dapat Honda CR-V

 

Karena kursi yang lebih besar tersebut, kapasitas penumpangnya jadi lebih sedikit. Mtrans sendiri pun menamakan kelas khusus untuk armada dengan konfigurasi unik ini, yaitu Sultan Class.

Fitur lain yang ada pada kabin bus ini berupa colokan listrik dan USB yang tersedia pada setiap kursinya. Bahan yang digunakan pada kursi juga pesanan khusus dengan menggabungkan bahan mesh pada bagian atas dan fabric di bawah.

“Bodi yang digunakan yaitu Avante H8 dengan sasis Mercedes Benz OH 1626. Ubahan yang ada pada kabin hanya penambahan rel untuk kursi yang di tengah,” kata Dimas.

Baca juga: Banderol MPV Murah Stabil di Juli 2020

Kemudian pada kursi paling depan bagian tengah, diberikan sekat agar penumpang bisa berpegangan ke depan. Selain konfigurasi kursi, tidak banyak ubahan lainnya. Pada bagian eksterior dibuat sama dengan bus biasa.

Mtrans juga sudah mulai mengoperasikan armada barunya dengan sebutan Sultan Class mulai Selasa (7/7/2020) dengan trayek Kediri-Denpasar. Harapannya agar konfigurasi kursi seperti ini bisa mencegah penyebaran virus corona saat bepergian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.