Bukan Asal Cat, Ini Alasan Bus Sekolah Berwarna Kuning

Kompas.com - 03/07/2020, 13:07 WIB
Selasa (15/3/2016), bus sekolah disediakan sebagai alternatif karena sebagian angkutan umum masih belum beroperasi. Nibras Nada NailufarSelasa (15/3/2016), bus sekolah disediakan sebagai alternatif karena sebagian angkutan umum masih belum beroperasi.

JAKARTA, KOMPAS.comBus sekolah befungsi untuk mengantar pelajar dari rumahnya menuju sekolah. Bus sekolah biasanya menggunakan bodi medium atau besar, menyesuaikan dari ukuran jalan yang dilewati.

Selain dari fungsinya untuk mengantar anak sekolah, ada keunikan lain yaitu dari warnanya. Kebanyakan bus sekolah memiliki kelir kuning dengan tulisan “ BUS SEKOLAH” berwarna hitam. Mengapa demikian?

Bus sekolah berkelir kuning sudah menjadi standar internasional, diterapkan berbagai negara. Hal ini bermula pada tahun 1939 dan di gagas oleh Dr Frank W. Cyr dari Universitas Columbia, New York.

Baca juga: Deretan Mobil Bekas yang Bakal Dicari Saat New Normal

Ratusan bus sekolah terparkir di Depot Bus Kabupaten Arlington, menyusul penutupan sementara kegiatan sekolah terkait wabah virus corona, di Arlington, Virginia, AS, Selasa (31/3/2020). AS kini resmi menjadi epicenter corona di dunia dengan data hingga Selasa (31/3/2020) terdapat 163.429 kasus positif dan korban meninggal 3.148 orang, melebihi Italia, China, dan Spanyol.AFP/OLIVIER DOULIERY Ratusan bus sekolah terparkir di Depot Bus Kabupaten Arlington, menyusul penutupan sementara kegiatan sekolah terkait wabah virus corona, di Arlington, Virginia, AS, Selasa (31/3/2020). AS kini resmi menjadi epicenter corona di dunia dengan data hingga Selasa (31/3/2020) terdapat 163.429 kasus positif dan korban meninggal 3.148 orang, melebihi Italia, China, dan Spanyol.

Pada pertemuan tersebut disetujui bahwa warna standar untuk bus sekolah yaitu kuning. Alasan pemilihan kuning menjadi standar bus sekolah bukan sekadar warna tapi berdasarkan ilmiah.

Warna kuning itu menjadi bahasa internasional sebagai warna peringatan, seperti mobil sampah yang berjalan lambat, atau rambu-rambu. Kuning selalu melambangkan kita harus waspada,” kata Jusri Pulubuhu, Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consluting, kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2020).

Jusri menambahkan, warna kuning dari aspek ilmiah, jauh lebih cepat dikenal dibandingkan warna-warna atraktif seperti merah, hijau, biru dan lainnya. Warna kuning 1,5 kali lebih cepat untuk dikenal oleh mata manusia.

Baca juga: Mobil Pribadi Boleh Bawa Penumpang Penuh, tetapi Ada Syaratnya

“Bus sekolah bisa berhenti di mana saja dan berjalan lebih pelan dari kendaraan lain bisa membahayakan bagi bus tersebut, sehingga warna kuning bisa membantu mengurangi potensi kecelakaan,” ucap Jusri.

Warna kuning memberikan efek identifikasi lebih mudah dari kejauhan. Sehingga pengguna jalan yang mendekati bus sekolah harus waspada karena bisa berhenti di mana saja dan banyak anak kecil yang tiba-tiba menyeberang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X