Bukan Basi, tetapi Oli Bisa Rusak Saat Mobil Lama Tak Digunakan

Kompas.com - 30/06/2020, 08:12 WIB
Dipstick oli pada mesin mobil www.knowyourparts.comDipstick oli pada mesin mobil
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar kabar bahwa mobil yang jarang digunakan atau lama tak dipakai seperti saat ada regulasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bisa membuat oli mesin basi atau kedaluwarsa.

Namun, ternyata persepsi tersebut salah, yang benar yaitu jika mobil jarang digunakan maka kemungkinan besar oli di dalam mesin bisa rusak. Hal ini terjadi karena beberapa hal yang akhirnya membuat kualitas oli menurun.

Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patryaudha mengatakan, pelumas mesin bisa rusak bila mobil benar-benar tak digunakan atau bahkan dipanaskan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini diketahui dari hasil riset yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kini Tes Covid-19 untuk Dapat SIKM Lebih Simpel

"Kami pernah studi, mobil yang baru diservis, diganti oli baru dan kami diamkan hingga dua sampai empat bulan. Hasilnya, oli tersebut ternyata sudah berubah hitam pekat, artinya ada proses yang membuat oli baru sekalipun tak lagi bagus meski mobil didiamkan saja," ucap Riecky beberapa waktu lalu kepada Kompas.com.

Ganti Oli MotorFoto: Rideapart Ganti Oli Motor

Kerusakan oli atau menurunnya kualitas oli, menurut Riecky merupakan hal yang sangat wajar. Apalagi seperti diketahui di dalam mesin terdapat serpihan atau residu dari logam dan lainnya, belum lagi ditambah dengan oli baru yang terkontaminasi dengan sisa-sisa oli lama yang mengendap.

Lantaran kondisi tersebut, meski oli baru dengan warna yang masih bening ketika dimasukan ke dalam mesin, namun tetap bisa rusak karena adanya proses kontaminasi.

Hasilnya, oli baru akan mengalami penurunan kualitas yang mungkin saja berimbas pada zat-zat adiktif pada oli yang akhirnya rusak.

Baca juga: Penasaran Apakah Oli Mesin Bisa Basi, Ini Jawabannya

Ilustrasi ganti oli mesin dieselStanly/Otomania Ilustrasi ganti oli mesin diesel

"Kalau masalah oli basi itu saya kurang paham, namun yang jelas kerusakan oli itu bisa saja terjadi pada mobil yang lama tak dipakai. Apalagi mobil tak pernah dipanaskan bisa saja terjadi kondensasi di dalam mesin," kata Riecky.

Kondisi serupa juga dijelaskan oleh Boediarto, Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang menjelaskan bahwa oli mesin tidak akan pernah basi maupun kedaluwarsa, meski mobil tidak digunakan dalam waktu yang lama.

Baca juga: Alasan Mobil Tak Perlu Nyalakan Lampu Siang Hari Seperti Motor

Namun, mesin mobil yang lama tidak dinyalakan bakal membuat penumpukkan di bak oli sehingga mengakibatkan terganggunya operasional mesin ketika ingin dikendarai.

Ilustrasi mengganti oli mesin pada mobil LCGCSHUTTERSTOCK Ilustrasi mengganti oli mesin pada mobil LCGC

"Tidak basi, oli mesin punya lifetime hanya kalau dipakai, karena dia akan kontaminasi dengan karbon pembakaran. Tapi kalau basi karena mobil tidak dipakai, itu tidak ada," kata Boediarto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X