[POPULER OTOMOTIF] Isuzu Panther Bekas Murah | Mobil Tak Perlu Nyalakan Lampu Siang Hari

Kompas.com - 30/06/2020, 06:02 WIB
Ilustrasi lampu mobil. Autoguide.comIlustrasi lampu mobil.

Hingga saat ini masih banyak persepsi yang menggangap bila oli atau pelumas mesin bisa basi. Hal ini terjadi karena oli terlalu lama didiamkan sehingga membuat kualitasnya menurun.

Kondisi tersebut ternyata dianggap salah kaprah bila merujuk pada oli yang sudah digunakan atau yang ada di dalam mesin, namun bisa terjadi untuk oli yang belum digunakan alias masih dalam kemasan.

Menurut Nurdin ST, Technical Specialis PT Pertamina Lubricants, oli mesin yang tak digunakan atau dalam kemasan memiliki masa kualitas yang harus diperhatikan. Namun kondisi tersebut bukan dinamakan kedaluwarsa, karena beda terminologinya.

Baca juga: Penasaran Apakah Oli Mesin Bisa Basi, Ini Jawabannya

3. Alasan Mobil Tak Perlu Nyalakan Lampu Siang Hari Seperti Motor

Aturan menyalakan lampu di siang hari hanya berlaku untuk sepeda motor. Padahal, ada banyak jenis kendaraan lain yang berlalu-lalang di jalan raya.

Bila menyangkut soal keselamtan, seharusnya kewajiban menyalakan lampu sepanjang hari ketika berkendara juga berlaku bagi mobil bahkan sampai moda angkutan umum sekalipun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu apa alasan dan pertimbangannya mobil dan angkutan umum tak perlu menyalakan lampu ketika berkendara siang hari?

Baca juga: Alasan Mobil Tak Perlu Nyalakan Lampu Siang Hari Seperti Motor

4. Industri Otomotif Terancam Syok Suplai

Pabrik Toyota yang ada di Turki.Autocarpro.in Pabrik Toyota yang ada di Turki.

Industri otomotif nasional terancam bisa terkena syok suplai alias supply shock karena kondisi produksi manufaktur yang terhambat. Pasalnya, pemulihan pasar biasanya akan lebih cepat dibandingkan kemampuan produksi pabrik, sehingga permintaan pasar sulit terpenuhi.

Berdasarkan analisa kondisi Juni 2020, syok suplai terjadi seiring pulihnya daya beli masyarakat di tengah pandemi virus corona alias Covid-19. Sedangkan pandemi membuat industri otomotif di Indonesia terluka, terutama para perusahaan pemasok komponen lokal tier III.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.