Penting, Ini Alasan Mengapa Parkir Mobil Harus Mundur

Kompas.com - 19/06/2020, 09:22 WIB
Ilustrasi parkir mobil basement aceh.tribunnews.comIlustrasi parkir mobil basement

JAKARTA, KOMPAS.com - Parkir mobil, merupakan musuh besar bagi sebagian pengemudi. Meski terlihat sepele, kadang bisa menjadi masalah besar apabila tidak mahir melakukannya.

Tidak sedikit yang memilih cara mudah saat parkir model seri, yaitu dengan posisi depan mobil tidak menghadap ke jalan. Sebab, ketika akan parkir pengemudi tinggal memajukan saja mobilnya tanpa harus repot-repot mengeluarkan kendaraan dengan mundur.

Padahal ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat akan parkir, terkait dengan faktor keamanan.

Jika diperhatikan, hampir semua mobil yang parkir baik di pusat perbelanjaan, perkantoran, maupun gedung-gedung, kepala mobil menghadap ke luar atau arah jalan.

Baca juga: Sering Disepelekan, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Motor Cepat Rusak

Bukan tanpa tujuan, hal tersebut ternyata merupakan kewajiban yang harus dilakukan karena menyangkut keselamatan pengemudi.

Training Director Safety Defensive Consultant, Sonny Susmana, mengatakan, parkir dengan posisi kepala menghadap ke jalan bertujuan agar sudut pandang pengemudi kepada situasi sekitar jadi lebih baik.

“Mobil yang parkir mundur, memiliki sudat pandang yang luas karena menghadap keluar. Jadi, ketika keluar akan lebih mudah mengamati lalu lintas di sekitarnya,” jelas Sony saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ilustrasi parkir.Thinkstock Ilustrasi parkir.

Berbeda jika posisi mobil sebaliknya, saat akan keluar mobil tersebut harus mundur. Ini yang membuat sulit.

“Saat mau evakuasi di kondisi darurat juga akan susah. Blind spotnya lebih besar,” katanya.

Tidak hanya itu saja, menurut Sony, di parkiran mobil biasanya terdapat beton pembatas di bawah yang bersentuhan dengan ban untuk mengetahui jarak parkir. Posisi beton diatur sesuai dengan ukuran mobil pada umumnya.

Baca juga: Penumpang Sepi Karena SIKM, Masyarakat Beralih ke Mobil Pribadi

“Di beberapa mobil, posisi sudut bemper depan itu lebih rendah dibandingkan bemper belakang. Sehingga kalau parkirnya maju kemungkinan bisa nabrak ke bemper depan mobil kita,” jelas Sony lagi.

Tips mudahnya, selalu perhatikan spion kiri dan kanan saat akan melakukan parkir. Jangan ragu untuk mengulang (maju-mundur) apabila posisi parkir belum lurus.

“Buka kaca kendaraan, dan minta bantuan petugas parkir untuk memberi aba-aba sampai mobil benar-benar lurus,” ujarnya.

Bahkan, jangan sungkan untuk sekedar turun dari mobil untuk memastikan situasi di belakang benar-benar aman. Sebab dengan melihat langsung, pengemudi memiliki patokan yang pas untuk mengukur lebar kiri, kanan dan belakang mobil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X