[POPULER OTOMOTIF] Sedan Bekas Rp 50 Jutaan | Kendaraan dengan Hak Utama di Jalan Raya

Kompas.com - 18/06/2020, 06:02 WIB
Mitsubishi Lancer Evo III Foto: Otodrift.comMitsubishi Lancer Evo III

JAKARTA, KOMPAS.com - Sedan pernah berjaya di Indonesia pada medio 90'an dan 2000'an awal. Kini populasinya makin kecil, tergerus segmen MPV dan SUV yang merupakan favorit masyarakat.

Zaman dulu di era kejayaannya naik sedan merupakan kebanggaan dan mungkin masih sampai sekarang. Sebab pajak sedan lebih tinggi ketimbang model-model lain yang dijual di Indonesia.

Selain itu, yang tak kalah menarik lagi soal kendaraan dengan hak utama di jalan raya.

Penasaran seperti apa, berikut 5 berita terpopuler di kanal otomotif pada Rabu 17 Juni 2020:

1. Daftar 10 Sedan Bekas yang Dibanderol Rp 50 Jutaan

Kolong tol Becakayu dijadikan tempat berjualan mobil bekas, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019)KOMPAS.com/ Ryana Aryadita Kolong tol Becakayu dijadikan tempat berjualan mobil bekas, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019)

Untuk itu Kompas.com mencoba merangkum harga sedan murah dengan banderol di bawah Rp 50 juta. Rangkuman didapat dari hasil selancar di dunia maya khususnya situs jual beli mobil bekas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertimbangan memilih situs online sebab mobil- mobil dengan harga segitu yang banyak ialah mobil tua. Adapun stok pedagang mobil bekas biasanya mobil tahun muda, atau masih cukup baru.

Baca juga: Daftar 10 Sedan Bekas yang Dibanderol Rp 50 Jutaan

2. Kasus Ambulans Terjadi Lagi, Ingat Kendaraan dengan Hak Utama di Jalan

Ambulans Suzuki APVKOMPAS.com/Ruly Ambulans Suzuki APV

Baru-baru ini beredar video perselisihan antara petugas ambulans dengan pengemudi mobil LCGC di sosial media. Perselisihan ini terjadi karena ambulans menyalakan sirene dan meminta diberikan jalan saat kondisi jalan sedang macet.

Dalam video yang diunggah oleh akun @info_jakartapusat terlihat pengemudi mobil LCGC yang tidak memberikan jalan dan melakukan rem mendadak. Kedua pengemudi terlihat adu mulut sampai akhirnya dipisahkan oleh pemotor yang mengawal dan beberapa warga di tempat kejadian.

Baca juga: Kasus Ambulans Terjadi Lagi, Ingat Kendaraan dengan Hak Utama di Jalan

3. Nissan Luncurkan X-Trail Terbaru, Lebih Besar dan Lebih Bertenaga

Nissan X-Trail 2021Motor1 Nissan X-Trail 2021

Nissan akhirnya resmi mengenalkan generasi baru dari X-Trail, atau SUV yang diberi nama Rogue untuk pasar Amerika Serikat. Model ini mendapat desain baru di sekujur eksterior dan interior, serta fitur canggih dan mesin baru yang lebih bertenaga.

Dilansir dari Motor1, pembaruan yang dilakukan terhadap X-Trail jadi salah satu cara untuk bersaing di segmen paling populer di Amerika. Apalagi SUV ini meraih hampir 30 persen dari penjualan Nissan di Negeri Paman Sam pada 2019.

Secara desain, tampang X-Trail terinspirasi dari mobil konsep X-Motion yang ditampilkan lewat ajang Detroit Motor Show 2018. Mobil ini terlihat lebih sporty berkat gril V-Motion, dan lampu utama yang bertumpuk dengan DRL.

Baca juga: Nissan Luncurkan X-Trail Terbaru, Lebih Besar dan Lebih Bertenaga

4. Mengapa Dilarang Memberi Tip kepada Petugas Parkir di Mal?

Ilustrasi parkir mobil di jalan, di kawasan Pasar Lama.KOMPAS.COM / VITORIO MANTALEAN Ilustrasi parkir mobil di jalan, di kawasan Pasar Lama.

Salah satu kebiasaan yang sering berlaku di masyarakat ketika menggunakan jasa tertentu adalah memberikan tip. Salah satunya, kepada petugas parkir yang berada di pusat perbelanjaan.

Namun, ada regulasi pada pengelola parkir atau mal yang melarang konsumen memberikan tip kepada petugas parkir. Biasanya ada tulisan ‘ no tipping’ pada beberapa sudut parkiran sampai baju para petugas parkir.

Ketua Indonesia Parking Assosiation (IPA), Rio Octaviano, mengatakan, petugas tersebut sebenarnya sudah mendapat gaji dan dari gaji tersebut mereka sudah mendapatkan prosedur (SOP) yang diminta oleh perusahaan.

“Ada beberapa permasalah yang terjadi diparkiran, salah satunya manusia yang berhubungan langsung dengan uang kadang kebaikannya bisa hilang,” ujar Rio kepada Kompas.com, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Mengapa Dilarang Memberi Tip kepada Petugas Parkir di Mal?

5. Banyak Tombol di Setang Motor Balap MotoGP, Apa Saja Fungsinya?

Tombol-tombol pada motor balap MotoGPBoxrepsol.com Tombol-tombol pada motor balap MotoGP

Motor balap yang digunakan pada ajang balap MotoGP merupakan motor purwarupa, tidak dijual secara umum. Maka itu, teknologi yang digunakan juga berbeda.

Termasuk juga panel instrumen yang ada di bagian setang. Jika pada motor biasa umumnya menggunakan saklar, di motor balap MotoGP menggunakan tombol. Tombol-tombol tersebut memiliki fungsinya masing-masing.

Para pebalap diharapkan dapat menggunakan tombol-tombol tersebut sesuai dengan fungsinya di tengah balapan, saat motor sedang melaju ratusan kilometer per jam, dan tetap bisa fokus.

Di setiap lap, pebalap harus melakukan lebih dari sekadar akselerasi, rem, menikung, dan ganti gigi.

Baca juga: Banyak Tombol di Setang Motor Balap MotoGP, Apa Saja Fungsinya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.