Nissan Memastikan Komitmen Bertahan di Indonesia

Kompas.com - 17/06/2020, 11:07 WIB
Nissan Kicks e-Power, meluncur Agustus 2020 di Indonesia Nissan Kicks e-Power, meluncur Agustus 2020 di Indonesia
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menepis keraguan masyarakat dan konsumennya, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) kembali menegaskan komitmen untuk tetap memberikan pelayan, baik dari segi penjualan, purna jual, hingga ketersediaan suku cadang di Indonesia.

Tak hanya itu, Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT NMI, juga mengatakan salah satu bukti bila Nissan tetap akan bertahan di Indonesia adalah dengan rencana untuk menghadirkan jajaran produk barunya ke Tanah Air dalam waktu dekat ini.

"Poin pertama yang ingin saya sampaikan soal banyak pertanyaan atau anggapan bila Nissan akan keluar dari Indonesia, jadi saya tegas dengan jelas meski Nissan setop produksi tapi kami tetap komitmen tidak akan keluar dari Indonesia. Justru ke depan, kami akan lebih banyak meluncurkan produk," ucap Sekiguchi dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Senin (15/6/2020)

Baca juga: Meluncur Agustus di Indonesia, Simak Spesifikasi Nissan Kicks e-Power

"Model pertama sudah luncurkan, yakni Livina Sporty Package yang hanya dalam beberapa unit saja. Setelah itu kami harap di Agustus nanti kami bisa meluncurkan Kicks e-Power, selanjutnya ada Nissan Leaf dan satu produk baru di GIIAS pada Oktober mendatang. Jadi ini sudah menunjukan bagimana komitmen kami untuk Indonsia," kata dia.

PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan Nissan Livina Sporty PackageNMI PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan Nissan Livina Sporty Package

Selain soal pasukan produk barunya, Sekiguchi juga kembali memastikan bila Nissan akan tetap menjalankan pelayanan di sektor purna jualnya. Mulai dengan perawatan kendaraan konsumen sampai menjamin ketersediaan pasokan suku cadang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adanya kepastian ini diharapkan bisa menjawab keraguan konsumen terhadap Nissan. Selain itu juga menepis isu-isu negatif yang mulai berkembang soal hengkangnya Nissan dari Tanah Air.

"Kami tetap komitmen untuk memberikan pelayanan bagi lebih dari 300 ribu konsumen kami di Indonesia. Jadi poinnya, Nissan tidak akan keluar dari Indonesia, tapi justru kami akan menghadirkan lebih banyak model dan tetap komitmen memberikan pelayanan bagi konsumen," kata Sekiguchi.

Baca juga: Note e-Power Batal Masuk Indonesia, Nissan Pilih Fokus di SUV dan MPV

Nissan Kicks e-Power resmi diluncurkan di ThailandNissan Global Nissan Kicks e-Power resmi diluncurkan di Thailand

Sebagai tambahan, Sekiguchi juga menegaskan bila Nissan sudah memiliki rencana jangka panjang bersama Mitsubishi di Indonesia yang juga merupakan aliasnnya.

Keduannya diklaim akan melakukan rangkaian kerja sama dan dan berkolaborasi dalam banyak hal, termasuk soal kemungkinan produksi lokal di masa yang akan datang.

Apalagi dengan strategi baru Nissan yang akan lebih memfokuskan penjualan pada model-model sport utility vehicle (SUV), multi purpose vehicle (MPV), dan beberapa kendaraan elektrifikasi lainnya untuk pasar Indonesia.

Baca juga: Hanya Ada 100 Unit, Nissan Livina Sporty Package Dijual Rp 265,4 Juta

Nissan Leaf dipamerkan di IEMS 2019.Kompas.com/Donny Nissan Leaf dipamerkan di IEMS 2019.

"Kami sudah memulai untuk mengeksplore lebih banyak kolaborasi dengan Mitsubishi di Indonesia. Kami akan tetap memproduksi mobil di Indonesia di pabrik aliansi kami, saya tak bisa menyampaikan secara spesifik, tapi intinya sudah banyak diskusi yang kami lakukan bersama Mitsubisi. Jadi ini adalah key point-nya, Nissan tidak akan berhenti produksi mobil lokal di Indonesia," ucap Sekiguchi.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X