Mitos atau Fakta, Posisi Tuas di D Saat Lampu Merah Bisa Merusak Transmisi?

Kompas.com - 19/05/2020, 14:02 WIB
Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax. Kompas.com/Alsadad RudiSistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil dengan transmisi otomatis atau matik memudahkan pengemudinya. Sebab, tidak perlu sering-sering memindahkan tuas transmisi saat mengemudi.

Namun, kebiasaan ini bisa berlanjut hingga mobil berada di posisi berhenti, seperti di kemacetan atau lampu merah.

Beberapa orang beranggapan sebaiknya posisi gigi dinetralkan dengan menggeser tuas ke N agar transmisi tidak mudah rusak akibat terbebani daya dorong dari mobil. Tapi, ada pula yang justru beranggapan sebaliknya.

Baca juga: Apa yang Dilakukan jika Tombol Pengunci Tuas Transmisi Matik Rusak

Pemilik bengkel spesialis Worner Matic Hermas Efendi Prabowo, mengatakan, pada dasarnya kedua persepsi tersebut tinggal tergantung situasi saat di lampu merah saja.

Komponen transmisi matikAditya Maulana, KompasOtomotif Komponen transmisi matik

"Keduanya itu cuma masalah kondisi saja, kalau lampu merahnya sebentar untuk apa ribet pindahkan ke N. Tapi kalau ada anggapan kalau dibiarkan berhenti pada posisi D bisa merusak, itu hanya phobia (ketakutan) saja, karena tidak benar seperti itu," ujar Hermas, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Hermas menambahkan, pada dasarnya sistem transmisi matik saat ini sudah bekerja secara komputerisasi. Artinya, semua perpindahan gigi telah diatur secara otomatis sesuai kebutuhan pengendara.

Pada kondisi mobil diam, meskipun tuas transmisi berada di posisi D, rangkaian transmisi pada girboks juga tidak akan bekerja alias diam. Namun, begitu pedal rem dilepas dan terjadi pergerakan, barulah transmisi kembali berjalan.

Baca juga: Kenapa Tuas Transmisi Matik Ada yang Model Zig-Zag ?

"Sebenarnya keberadaan transmisi matik itu lebih untuk kenyamaan dan kemudahan penggunanya, pasti pihak pabrikan juga sudah memperhitungkan, jadi tidak usah khawatir atau phobia bisa rusak atau jebol bila tetap di D saat di lampu merah," kata Hermas.

Menurut Hermas, alasan yang baik memindahkan tuas ke N sebenarnya lebih tepat untuk keamanan. Contohnya, saat pedal rem tak sengaja terlepas lantaran kaki yang pegal karena terlalu lama menekannya. Kondisi tersebut tentu akan beresiko pada kecelakaan.

"Kalau untuk safety itu lebih baik memang di N, apalagi bila lampu merahnya lama, daripada injak rem terus mendingan dinetralkan. Tapi, bila lampu merahnya tinggal 10 detik atau 5 detik, ya buat apa selalu dipindahkan, malah tidak praktis," ujar Hermas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X