Rossi Bingung, Pilih Pensiun atau Lanjut Balapan

Kompas.com - 26/04/2020, 11:37 WIB
Kebiasaan yang dilakukan Valentino Rossi sebelum memulai balapan. (Photo by Jure Makovec / AFP) JURE MAKOVECKebiasaan yang dilakukan Valentino Rossi sebelum memulai balapan. (Photo by Jure Makovec / AFP)
|

TAVULLIA, KOMPAS.com - Kontrak Valentino Rossi bersama Monster Energy Yamaha akan habis pada 2020. Musim depan posisinya akan diganti oleh Fabio Quartararo yang pindah dari Petronas Yamaha.

Sebelumnya The Doctor pernah bilang keputusan pensiun atau terus balapan ditentukan pada 2020. Sebelum memutuskan, dia ingin mengukur kemampuannya apakah masih kompetitif atau tidak.

Tapi hal itu kini sulit karena adanya pandemi Covid-19 atau corona. Rossi tidak bisa mengukur apakah dia masih sanggup melawan pebalap muda karena sampai kini musim 2020 belum bergulir.

Baca juga: Vinales Sedih Posisi Rossi Digantikan Quartararo

"Masalahnya tidak ada balapan. Saya pikir saya akan menentukan (pensiun atau lanjut) sebelum balap (dimulai). Situasi paling optimis saat ini adalah balapan di paruh kedua musim. Jadi sekitar Agustus atau September. Kami akan balapan jika semuanya baik-baik saja," kata Rossi saat sesi tanya jawab bersama Yamaha di Instagram, dikutip Minggu (26/4/2020).

Rossi tidak ingin ambil keputusan terburu-buru. Jika musim 2020 batal, maka dia ingin bisa balapan pada 2021 dan baru kemudian menentukan nasibnya. Tapi itu juga sulit karena kontraknya habis pada 2020.

Valentino RossiFoto: TIZIANA FABI AFP Valentino Rossi

"Ini bukan situasi terbaik untuk berhenti karena situasinya kita juga tidak balapan di 2020. Akan lebih adil apabila tetap berkompetisi dan mungkin berhenti setelahnya. Saya berharap lanjut di 2021," katanya.

Rossi sulit menentukan nasibnya musim depan karena tidak tidak tahu apakah dia kompetitif di musim ini atau tidak.

"Saya dalam situasi yang sulit karena seperti yang saya katakan, pilihan pertama saya adalah mencoba untuk lanjut karena saya memiliki motivasi yang cukup dan saya ingin melanjutkan," katanya.

Baca juga: Kisah Pedrosa, Tabrak dan Nyaris Gagalkan Hayden Jadi Juara Dunia 2006

Buat Rossi, sangat penting untuk memahami apakah dirinya masih kompetitif atau tidak sebelum mengambil keputusan apakah pensiun atau lanjut balapan di usianya saat ini.

"Bagi saya, saya perlu lima atau enam balapan untuk memahami dengan kepala mekanik baru dan beberapa modifikasi dalam tim untuk melihat apakah saya bisa lebih kuat," kata Rossi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X