Kompas.com - 17/04/2020, 07:32 WIB
Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019). Ari PurnomoSeorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Corona menjadi salah satu alasan banyak masyarakat yang memilih membeli mobil bekas (mobkas).

Salah satu alasannya, yaitu untuk menghindari menggunakan angkutan umum yang potensi penyebaran virus corona lebih besar.

Maka dari itu, untuk mencegah penyebaran tersebut salah satunya adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Baca juga: Terdampak Corona, Pasar Mobil Bekas di Solo Anjlok hingga 90 Persen

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih. Dia memprediksi, kondisi ini bisa tetap bertahan sampai Lebaran mendatang.

"Keberadaan virus corona di Indonesia yang semakin meluas berdampak sekali pada penjualan mobil bekas dan ada peningkatan penjualan," ucapnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta SelatanKompas.com/Dio Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pilihan untuk membeli mobkas salah satu alasannya adalah harganya yang relatif terjangkau dan bisa dikredit.

Maka dari itu, banyak yang kemudian mengambil opsi ini untuk bisa membawa mobil sendiri dan menghindari menggunakan transportasi umum.

Sekarang ini dengan harga Rp 50 jutaan, pembeli sudah bisa membawa pulang mobkas. Ada berbagai model yang bisa dipilih dengan harga tersebut.

Baca juga: Catat, Ini Lokasi Razia Kendaraan Selama Penerapan PSBB di Jawa Barat

Mulai multi purpose vehicle (MPV) atau mobil keluarga 7-penumpang, sport utility vehicle (SUV), sedan, hingga city car atau hatchback.

"Tapi yang perlu diperhatikan, hal terpenting dalam membeli mobil bekas ialah harus siapkan dana untuk perbaikan. Terlebih bagi yang usianya sudah berumur, pasti banyak yang harus diganti karena odometer umumnya sudah tinggi," kata Herjanto.

Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta PusatKompas.com/Setyo Adi Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X