Selama PSBB, Ojol di Kota Ini Tak Boleh Angkut Penumpang

Kompas.com - 16/04/2020, 06:51 WIB
Pengemudi ojek daring menunggu pesanan di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2020). Pengemudi ojek daring setempat mengaku pendapatan mereka turun drastis  hingga 75 persen dari rata-rata Rp 200 ribu - Rp 400 ribu menjadi Rp 50 ribu - Rp 125 ribu per hari sejak diberlakukannya kebijakan physical distancing atau menjaga jarak fisik guna mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19). ANTARA FOTO/ARNAS PADDAPengemudi ojek daring menunggu pesanan di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2020). Pengemudi ojek daring setempat mengaku pendapatan mereka turun drastis hingga 75 persen dari rata-rata Rp 200 ribu - Rp 400 ribu menjadi Rp 50 ribu - Rp 125 ribu per hari sejak diberlakukannya kebijakan physical distancing atau menjaga jarak fisik guna mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga mengatur mengenai angkutan atau kendaraan, tak terkecuali roda dua berbasis aplikasi atau yang biasa disebut ojek online (ojol).

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, dijelaskan bahwa sepeda motor berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk keperluan mengangkut barang.

Baca juga: Begini Surat Teguran untuk Pengguna Kendaraan yang Melanggar PSBB

Permenkes ini selanjutnya dijadikan acuan para pemerintah daerah (pemda) di Depok, Bogor (kota dan kabupaten), dan Bekasi (kota dan kabupaten) dalam membuat kebijakan terkait PSBB di masing-masing wilayah tersebut.

Pengemudi ojek daring menunggu orderan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta mulai 7 April 2020, pemerintah melarang transportasi daring khususnya sepeda motor untuk mengangkut penumpang.ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI Pengemudi ojek daring menunggu orderan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta mulai 7 April 2020, pemerintah melarang transportasi daring khususnya sepeda motor untuk mengangkut penumpang.

Wilayah Depok, sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Depok Nomor 22 Tahun 2020, ojol hanya diizinkan membawa barang, bukan penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aturan yang sama berlaku juga di Bogor, tertulis dalam Perwal Bogor Nomor 30 Tahun 2020. Bekasi juga menerapkan kebijakan yang sama dalam Perwal Bekasi Nomor 22 Tahun 2020.

Sebelumnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sudah meminta pemerintah daerah (pemda) untuk menyelaraskan kebijakan terkait transportasi, termasuk ojol.

Baca juga: Polemik Izin Ojek Online Bawa Penumpang Saat PSBB

Kepala BPTJ Polana B Pramesti mengatakan, perlu ada sinergi kebijakan pengendalian transportasi yang telah dan akan dibuat, atau diterapkan oleh masing-masing daerah dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

"Mengingat Jabodetabek merupakan wilayah teraglomerasi yang memiliki keterhubungan mobilitas antarwilayah satu sama lain, maka perlu keselarasan kebijakan pembatasan transportasi agar tidak terjadi permasalahan dan hambatan di lapangan," ujar Polana dalam keterangan resminya, Selasa (14/4/2020).

Polana menambahkan, semua peserta rapat sepakat bahwa selama masa berlakunya PSBB, ojek tidak untuk mengangkut penumpang di seluruh wilayah Jabodetabek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.