Perbedaan Aturan Boncengan Motor Selama PSBB di Depok, Bogor, dan Bekasi

Kompas.com - 16/04/2020, 06:32 WIB
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berdampak langsung terhadap ojek online (ojol). Tak hanya di DKI Jakarta, wilayah lainnya, seperti Depok, Bogor, dan Bekasi, juga sudah memberlakukan PSBB.

Namun, aturan yang diterapkan berbeda-beda untuk tiap wilayah. Sebab, peraturannya menyesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing.

Baca juga: Masih Banyak Pengendara yang Langgar Aturan PSBB di Bogor

Salah satunya aturan mengenai penggunaan kendaraan roda dua atau sepeda motor yang menjadi moda transportasi paling banyak digunakan oleh masyarakat.

Ketentuan berkendara selama PSBB di BekasiKOMPAS.com/Ruly Ketentuan berkendara selama PSBB di Bekasi

Pada dasarnya, semua wilayah memiliki beberapa kesamaan protokol kesehatan, antara lain hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok, melakukan disinfeksi kendaraan dan perlengkapannya sebelum dan sesudah selesai digunakan, menggunakan masker dan sarung tangan, serta tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai contoh di Depok, sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) Depok Nomor 22 Tahun 2020, pengguna motor pribadi masih dibolehkan untuk berboncengan. Tapi, dengan beberapa pengecualian di atas dan harus tinggal satu rumah. Ojek online (ojol) juga hanya diizinkan membawa barang, bukan penumpang.

Baca juga: Begini Surat Teguran untuk Pengguna Kendaraan yang Melanggar PSBB

Menurut Perwal Bogor Nomor 30 Tahun 2020, penggunaan motor di Bogor tidak berbeda seperti di Depok. Motor masih boleh dipakai berboncengan, kecuali ojol, dan wajib mengikuti protokol kesehatan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bogor Eko Prabowo, mengatakan, pengguna motor tetap dibolehkan boncengan. Tapi, khusus untuk penumpang yang tinggal satu alamat atau serumah.

"Awalnya, memang saya usulkan untuk dilarang sekalian, karena akan merepotkan petugas yang memeriksa. Tapi, setekah diskusi panjanv akhirnya ditetapkan boleh berboncengan, dengan syarat tersebut," ujar Eko, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Sementara di Bekasi, menurut Perwal Bekasi Nomor 22 Tahun 2020, berbeda dengan Depok dan Bogor, pengguna motor tidak dibolehkan berboncengan. Begitu pula dengan ojol, yang hanya dibolehkan mengangkut barang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.