Kompas.com - 14/04/2020, 09:42 WIB
Ilustrasi garasi mobil. Ghulam/KompasOtomotifIlustrasi garasi mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat pandemi virus corona atau Covid-19, mobil yang Anda miliki jadi jarang digunakan. Meski begitu, urusan perawatan tetap harus dilakukan untuk menjaga kondisinya selalu siap dipakai.

Denny Sulistyo, Kepala Bengkel Honda Jakarta Center di Jakarta Pusat, mengatakan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi mobil yang parkir dalam jangka waktu lama.

“Pertama pastikan Anda memarkir mobil di tempat yang beratap agar mobil terlindung dari panas dan hujan,” ujar Denny kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Hari Ini Pengendara yang Melanggar PSBB Ditindak, Termasuk Denda Rp 100 Juta?

Ilustrasi penitipan dan parkir mobil di bandara.airportparkingreservations.com Ilustrasi penitipan dan parkir mobil di bandara.

Tempatnya bisa di garasi rumah Anda, maupun di basement atau gedung parkir bagi yang bertempat tinggal di apartemen.

“Cara ini juga berguna menjaga suhu di dalam kabin tetap rendah dan menjaga komponen interior tetap awet,” ucap Denny.

Kedua sebelum diparkir dalam waktu yang lama, Anda bisa menambahkan tekanan angin ban lebih banyak dari ukuran standarnya.

Baca juga: Perdana Balapan Virtual MotoGP, Rossi Finis Posisi Tujuh

Ukur tekanan anginwisegeek.com Ukur tekanan angin

Penambahan angin berguna untuk menghindari kerusakan bagian ban tertentu karena tekanan yang tidak merata.

Ketiga, sebaiknya tidak menggunakan rem tangan. Menurut Denny, cara ini dilakukan untuk memastikan brake shoe, brake pad, dan brake disc tidak lengket serta macet.

“Untuk mobil manual, usahakan parkir di tempat yang rata, dan ganjal ban menggunakan batu atau balok kayu supaya mobil tidak bergerak,” ujar Denny.

Baca juga: Selama PSBB di Bogor, Ojol Dilarang Bawa Penumpang

Salah satu yang membuat kesan mewah pada kabin Xpander, ada pada tampilan tuas transmisi dan sekitarnya.MMKSI Salah satu yang membuat kesan mewah pada kabin Xpander, ada pada tampilan tuas transmisi dan sekitarnya.

“Mobil matik cukup posisikan tuas transmisi di P, mobil sudah pasti berhenti dan mencegahnya bergerak saat diam,” katanya.

Terakhir, panaskan mesin secara rutin. Selama proses tersebut, Anda juga bisa menyalakan AC sambil membuka jendela agar udara di dalam kabin, dan oli pada sistem AC bersirkulasi.

“Memanaskan mobil paling tidak satu kali seminggu, sesekali sambil menginjak pedal gas minimal 2.000 rpm. Atau paling mudah dengan membawanya berputar di lingkungan rumah,” ucap Denny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.