Selama PSBB, Bagaimana Nasib Sopir Angkot di Bogor?

Kompas.com - 12/04/2020, 15:39 WIB
Polisi melakukan imbauan kepada pengendara mobil untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Menteng, Jakarta (11/4/2020). Iimbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPolisi melakukan imbauan kepada pengendara mobil untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Menteng, Jakarta (11/4/2020). Iimbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.
Penulis Ari Purnomo
|

BOGOR, KOMPAS.com- Kota Bogor segera menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) dalam minggu ini. Pemberlakuan PSBB kemungkinan akan dimulai Rabu (14/4/2020) atau Kamis (15/4/2020) mendatang.

Dengan adanya penerapan ini otomatis aktivitas kendaraan di Kota Bogor akan sangat berkurang. Tidak terkecuali transportasi umum seperti angkutan kota (angkot).

Pasalnya, transportasi umum juga bakal dikenakan aturan PSBB dalam hal pembatasan jumlah penumpang yang boleh diangkut yakni maksimal hanya 50 persen saja.

Baca juga: PSBB di Bogor, Ini Jadwal Operasional Angkutan Umum

Dengan adanya aturan tersebut, otomatis pendapatan sopir angkot juga akan berkurang selama penerapan PSBB tersebut.

Padahal, di kota yang berjuluk “ Kota Sejuta Angkot” ini ada lebih dari 3.000 sopir angkot yang menggantungkan penghidupannya setiap hari di jalanan kota Bogor.

angkot di jakartakompas.com angkot di jakarta

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, jumlah penumpang angkot memang sudah mengalami penurunan semenjak merebaknya wabah virus corona.

“Sejak beberapa waktu lalu lalu lintas di Bogor memang sudah sangat berkurang, dan selama ini dari jumlah 3.412 menjadi 3.325 itu yang beroperasional hanya 20-30 persen saja,” ucapnya kepada Kompas.com, Minggu (12/4/2020).

Itu pun lanjut Eko, Angkot yang beroperasional tersebut kebanyakan tidak berisi penumpang atau banyak yang kosong.

Baca juga: Penerapan PSBB, Dishub Bogor Usulkan Motor Dilarang Boncengan

Sementara, dengan adanya PSBB ini tidak menutup kemungkinan akan semakin banyak angkot yang tidak beroperasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Eko mengatakan, pihaknya akan sudah mengupayakan adanya adanya jaringan pengaman sosial bagi para sopir angkot.

Petugas kepolisian menghalau pengendara motor yang akan masuk ke Jakarta karena tidak mengenakan masker saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Tangerang Selatan dengan DKI Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Pada hari kedua pelaksanaan penerapan PSBB masih banyak pengendara yang melanggar aturan dimana masih ada yang tidak mengenakan masker, pembatasan duduk penumpang mobil serta jumlah penumpang mobil yang melebihi aturan.ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL Petugas kepolisian menghalau pengendara motor yang akan masuk ke Jakarta karena tidak mengenakan masker saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Tangerang Selatan dengan DKI Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Pada hari kedua pelaksanaan penerapan PSBB masih banyak pengendara yang melanggar aturan dimana masih ada yang tidak mengenakan masker, pembatasan duduk penumpang mobil serta jumlah penumpang mobil yang melebihi aturan.

Yakni untuk memberikan bantuan kepada para sopir angkot yang memang tidak bisa mendapatkan pemasukan selama PSBB tersebut.

“Ada jaringan pengaman sosial itu, itu dari APBD ada, dan APBN juga ada. Supaya tidak tumpang tindih nanti sopir angkot diarahkan ke mana. Ke pra kerja atau gimana gitu,” ujarnya.

Baca juga: Evaluasi PSBB, 90 Persen Pengguna Motor Tak Pakai Sarung Tangan

Selain Kota Bogor, ada empat daerah lainnya di Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang akan menerapkan PSBB. 

Di antaranya Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Depok. Rencananya penerapan PSBB akan dilakukan serentak di lima wilayah di Jabar. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X