Kelebihan dan Kekurangan Kawasaki KSR

Kompas.com - 30/03/2020, 15:24 WIB
Kawasaki KSR Community (KKC) Jabodetabek Instagram @febryharyantoKawasaki KSR Community (KKC) Jabodetabek

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasaki KSR terhitung sebagai motor hobi, karena harganya yang tinggi dan dimensinya yang mungil. Namun demikian, motor mini ini tetap memiliki kelebihan dan kekurangan.

Zulfikar Ghany, karyawan swasta, mengatakan, kelebihan yang paling dirasakan dari KSR adalah sensari berkendara yang diberikan.

Baca juga: Sejarah Kawasaki KSR, Lebih Besar dari Ukurannya yang Mini

"Sensasi berkendara bikin kita tidak bisa diam di atas motor. Meskipun tidak bisa melaju kencang, tapi untuk stop and go handal sekali dan suspensinya juga empuk," ujar Ghany, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Sejarah panjang Kawasaki KSRbikebros.co.jp Sejarah panjang Kawasaki KSR

Menurut dia, kekurangan dari KSR adalah harga suku cadangnya yang orisinal sangat mahal dan harus inden. Selain itu, cipratan dari ban depan ke kaki pengendara juga tak terhindarkan saat melewati permukaan jalan yang basah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang sudah mulai ada yang jualan suku cadang atau komponen aftermarket yang lebih terjangkau. Tapi, tidak semua komponen tersedia," kata Ghany, yang menggunakan KSR110.

Baca juga: 8 Pilihan Motor Mini yang Beredar di Indonesia

Mada Prastya, karyawan swasta, juga mengatakan bahwa sensasi berkendara yang diberikan KSR berbeda dibanding motor lain pada umumnya. Selain itu, menurutnya KSR juga jadi salah satu motor koleksi.

"Karakter berkendara yang disuguhkan motor ini cukup menyenangkan. Bawaannya selalu senang kalau naik motor ini. Kemampuan manuvernya saat di kemacetan juga tak tertandingi," ujar Mada.

Mada menambahkan, untuk pengendara dengan postur tubuh yang jangkung seperti dirinya, mengendarai KSR memang cepat pegal, khususnya saat berkendara jauh. Tapi, untuk berkendara harian masih nyaman.

"Kekurangan lainnya adalah harga suku cadangnya yang fast moving, seperti kampas rem, lumayan mahal. Bisa mencapai Rp 350.000 yang orisinal dan tidak ada substitusinya dengan motor lain," kata Mada, yang menggunakan KSR Pro.

Sejarah panjang Kawasaki KSRbikebros.co.jp Sejarah panjang Kawasaki KSR

Erik Budiharjo, dedengkot, Kawasaki KSR Community (KKC) Jabodetabek, mengatakan, performa KSR saat dipacu hingga 80 kilometer per jam dapat menimbulkan getaran. Bahkan, getarannya bisa terasa sampai setang.

"Getaran ini terjadi di semua model KSR, baik KSR110 yang tanpa kopling dan KSR Pro yang pakai kopling," ujar Erik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.