Chevrolet Hengkang dari Indonesia, Ini Komentar Penggunanya

Kompas.com - 26/03/2020, 12:13 WIB
Komunitas Chevrolet Captiva Club dalam sebuah kegiatan petualangan bersama keluarga. GM IndonesiaKomunitas Chevrolet Captiva Club dalam sebuah kegiatan petualangan bersama keluarga.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – General Motors ( GM) akhirnya resmi menghentikan penjualan Chevrolet di Indonesia per Maret 2020. Rencana ini sebetulnya telah didengar konsumennya sejak akhir 2019 lalu.

Sejumlah konsumen mengaku kaget dengan keputusan ini, namun tetap mengapresiasi langkah Chevrolet yang terus mengakomodir kebutuhan layanan purnajual.

Seperti yang dikatakan Founder Captiva Chevy Club (3C) Bagus Panuntun, menurutnya, salah satu hal yang menyebabkan Chevrolet hengkang adalah penjualannya yang tidak terlalu banyak.

Baca juga: Resmi Pamit, Nissan Jamin Suku Cadang Datsun Sampai 10 Tahun

Chevrolet Captiva, salah satu alternatif SUV untuk perkotaan.Chevrolet Indonesia. Chevrolet Captiva, salah satu alternatif SUV untuk perkotaan.

Di samping itu, beberapa model yang punya potensi cukup baik malah dihentikan penjualannya, misalnya Chevrolet Spin di segmen Low MPV.

“GM tiap masukin mobil waktunya tidak pas, Trax yang sudah keluar lama di luar negeri, baru masuk Indonesia sekitar 2015. Momennya sudah kurang tepat,” ujar Bagus, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

“Mungkin yang pas cuma Captiva saja, dia sudah keluar sejak 2007-2008, makanya sampai sekarang banyak konsumen loyalnya,” ucap Bagus yang juga menjabat Sekjen SUV Brotherhood Community.

Baca juga: Polisi Tutup Semua Layanan Pengurusan SIM sampai 29 Mei

Telkomsel IIMS 2019 juga dimeriahkan pameran mobil-mobil klasik.KOMPAS.com/Gilang Telkomsel IIMS 2019 juga dimeriahkan pameran mobil-mobil klasik.

Bagus juga mengatakan, Chevrolet di dunia dikenal sebagai merek Amerika yang gagah dan tangguh. Akan tetapi citra itu malah kurang dipresentasikan lewat produk-produk di Indonesia.

“Produk Chevrolet di Indonesia kebanyakan malah kayak mobil Jepang yang kecil-kecil, jadi kurang disukai,” katanya.

“Padahal orang Indonesia kalau mendengar kata Chevrolet, pasti langsung terbesit mobil muscle, SUV-SUV besar, harusnya seperti itu yang dipasarkan,” ujar Bagus.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X